oleh

Minta usut tuntas kasus korupsi, FMPS Dan Pegiat aktivis anti korupsi datangi kejari Berebes

-Berita-49 views

JSI-Brebes ReporterJurnalisSiberIndonesia.com 642/VIII/220-Puluan massa aksi yang tergabung dalam lembaga Forum Masyarakat Peduli Slatri (FMPS) dan Pegiat Aktivis  Anti Korupsi Brebes mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes. Mereka mendesak agar aparat penegak Hukum menuntaskan kasus tindak Korupsi Dana Desa (DD) 2017 di Desa Slatri,’’Kamis 4 Maret 2021.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Slatri (FMPS) Ahmad Muzaki dan Ketua Pegiat Aktivis Anti Korupsi Ahmad Sugiarto mengatakan , Kejaksaan harus mengusut tuntas semua kasus tidak korupsi yang dilakukan oleh Oknum-oknum Pejabat Pemerintah Desa .’’Kejaksaan harus mengusut tuntas semua kasus tindak Korupsi yang dilakukan oleh  pejabat,’’Ujarnya.

Selain itu, Kata Sugiarto, berdasarkan hasil Audit Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Forum Masyarakat Peduli Slatri menduga ada penyelewengan Anggaran-Anggaran Dana Desa (DD)  tahun anggaran 2017  yang dilakukan oleh Oknum Pemerintah Desa Slatri Setempat di kecamatan Larangan Kabupaten Brebes,’’Kami mendesak Kejaksaan Brebes, secara resmi dalam waktu dekat,’’Tegasnya.

Sementara itu , Kasi PIDSUS Kejaksaan Negeri Brebes, NASEH ,S.H, M.H menuturkan, pihaknya  sudah ( SUPRIN TUG)Surat Printah tugas  yang sudah ditanda tangani oleh kajari Ibu MERNAWATI ,S.H.kami segera dan dalam waktu dekat segera memanggil pelapor maupun  Terlapor maupun saksi-saksi secara pemanggilan Resminya,’’Ungkap Kasi PIDSUS kejaksaan negeri Brebes , sangat terbuka dan  mempersilhkan seluruh  masyarakat  yang ingin melaporkan segala dugaan-dugaan  penyelewengan  atau dugaan tindak pidana   korupsi,’’ monggo kami terbuka lebar untuk seluruh masyarakat yang ingin melaporkan segala dugaan-dugaan tindak korupsi pemerintah desa maupun pemerintah lainya,’’Jelasnya.

Menurut Ketua Forum Masyarakat Peduli Slatri (FMPS)Ahmad Muzaki di dampingi Pegiat Aktivis Anti Korupsi Ahmad Sugiarto, tersangka di duga telah menyalahgunakan  gunakan jabatannya untuk melakukan tindak pidana korupsi pada dana DD  yang dikelolanya pada  tahun 2017, karena perbuatannya itu, Proyek fisik favingisasi  mengalami kerusakan dan penyelewengan anggaran sebab,diduga kuat proses pengerjaannya  tidak sesuai dengan RAB yang dilaporkan.Bahkan  pengerjaan proyeknya  sampai  tidak sesuai yang di harapakan oleh pemerintah pusat maupun masyarakat setempat,’’Terang Ketua FMPS Muzaki.

“Akibatnya dari perbuatannya itu negara mengalami kerugian  hingga mencapai ratusan juta,’’ Kami menduga ada duplikasi anggaran. Kegiatan fisik sudah dikerjakan tahun 2017.Sementara itu, Kades Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, saat dikomfirmasi membenarkan tengah  menyalahgunakan  penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2017  di Desanya.Namun, FMPS mengaku tidak tahu kalau dirinya kades Desa Saltri telah menyalahgunakan Anggaran DD 2017,’’Ujar Muzaki.

Kasi PIDSUS NASEH,S.H.M.H menghimbau agar masyarakat kabupaten Brebes mengawasi setiap pengelolaan ataupun penggunaan Dana  Desa (DD)  di desanya masing –masing senghingga bisa di gunakan seseuai peruntukannya,’’Saya Ketua FMPS Ahmad Muzaki  dan Ketua Pegiat Aktivis Anti Korupsi Ahmad Sugiarto, mengharap kasus kades Slatri ini bisa menjadi pembelajaran bagi kades-kades yang lain. Jadi jangan coba-coba mengambil yang bukan haknya,’’Pungkasnya.

Penulis: ReporterJurnalissiberindonesia.com (Ags)

News Feed