oleh

PENCANANGAN FAKSINASI COVID-19 KABUPATEN BREBES

-Berita-15 views

JSI-BrebesReporterjurnalissiberindonesia. Com 642/VIIIG/220-Senin tanggal 25 Januari 2021 mulai pukul 08.25 s.d 10.15 Wib bertempat di Aula RSUD Brebes telah dilaksanakan kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19 Tingkat Kabupaten Brebes yang dihadiri 30 orang.

“Hadir dalam kegiatan.
Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH.
Wakil Bupati Brebes Narjo, SH., MH.
Dandim 0713/Brebes Letkol Arm M. Haikal Sofyan.
Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, S.IK, M.HP.
Ketua Kejaksaan Negeri Brebes Emy Munfarida, SH.
Ketua DPRD Kqb. Brebes yang diwakili oleh Anggota DPRD Kab. Brebes Mohamad Rizki Ubaidillah, S.Psi.
Asisten II Sekda Kab. Brebes Dra. Tety Yuliana, M.Pd.
Kepala Dinas Kesehatan Kab. Brebes dr. Sartono.
Direktur RSUD Brebes DR. dr. Rasipin, M.Kes.
Ketua IBI Kab. Brebes Ani Puji Rahayu, S. St.
Ketua PPNI Cabang Brebes H. Prawoto, S.Kep, M.Kes.
Ketua DPC FKDT Kab. Brebes H. Ahmad Sururi
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Brebes Ust. Bagus Haryadi, “Jelas Idza.

“sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Brebes dr. Sartono,
Yang kami hormati Forkompinda Kab. Brebes dan undangan sekalian. Alhamdulilah pada hari ini kita semua dapat bersilahturahmi dalam acara Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid – 19 Tingkat Kabupaten Brebes.
Sebenarnya distribusi Vaksin untuk Kab. Brebes akan dilaksanakan pada minggu pertama bula Februari 2021. Namun karena ada perintah mendadak dari Perovinsi maka kemari pada hari Minggu tanggal 24 Januari 2021 alokasi Vaksinasi untuk Kab. Brebes kita ambil dengan pengawalan dari Polres Brebes.


Vaksinasi ini adalah salah satu cara untuk mencegah dan penanggulangan Covid – 19 dan Vaksin ini sudah teruji. Yakinlah tidak ada pemerintah di negara manapun yang akan membuat rakyatnya menderita. Hari ini akan kita buktikan bahwa Vaksin Sinovac itu sudah lulus uji dan aman. Apabila hari ini kita lolos di Vaksin maka 14 hari setelah hari ini nanti kita akan di Vaksin lagi untuk yang ke dua kalinya, jadi yang sekarang akan di Vaksin belum tentu dapat di Vaksin karena harus melewati uji screning kesehatan dan apabila tidak lolos uji screning maka di orang tersebut tidak bisa di Vaksin.
Yang jelas ini adalah bukti bahwa pemerintah itu komitmen dan semua hadir. Hal ini merupakan contoh seperti apa yang dilaksanakan di pusat. Di sini juga dihadiri oleh 2 (dua) orang perwakilan dari Ormas Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU), IDI, Direktur RSUD Brebes dan Ketua Ikatan Bidan Indonesia.
Ada beberapa kemungkinan tidak bisa di Vaksin diantaranya apabila tensi 140 maka tidak boleh dilakukan Vaksimasi. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak dan masyarakat Kabupaten Brebes.”Terangnya.

” sambutan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH sbb :
Yang kami hormati Forkompinda Kab. Brebes, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Brebes, Direktur RSUD Brebes, Tokoh agama dan undangan yang berbahagia. Alhamdulilah pada hari ini akan dilaksanakan pencanangan vaksinasi pertama khususnya kepada jajaran Forkompinda Kab. Brebes serta tokoh masyarakat dan juga tokoh ulama yang jumlahnya 10 orang. Pada hari ini akan dilaksanakan pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUD Kabupaten Brebes semoga semuanya dalam keadaan sehat walafiat.
Saya akan sampaikan bahwa pencanangan ini untuk memastikan kepada masyarakat bahwa Vaksin ini aman dan bisa dilakukan atau dilaksanakan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 serta untuk memperkuat ketahanan tubuh masyarakat melawan Covid – 19. Harapannya pencanangan pada hari ini untuk menjadi contoh kepada masyarakat bahwa Vaksin ini aman.
Selanjutnya besok hari Selasa tanggal 26 Januari 2021 akan dilaksanakan Vaksinasi kepada para tenaga kesehatan dan selanjutnya kepada masyarakat. Besok juga hari Selasa tanggal 26 Januari 2021 Pemkab Brebes akan mensosialisasikan kepada para Camat, Danramil dan tokoh masyarakat di Pendopo Brebes yang nantinya akan berjenjang. Forkompincam akan mensosialisasikan ditingkat Kecamatan kepada para Kelapa Desa dan Pemerintah Desa akan mensosialisasikan kepada masyarakat.
Harapannya vaksinasi ini akan bisa segera distribusikan kepada masyarakat. Perlu diketahui bahwa vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah pusat ini gratis. Forkompinda Kab. Brebes dan tokoh masyarakat akan melakukan Vaksinasi yang pertama pada hari ini. Saya siap di Vaksin.
Pada saat di vaksin ini tubuh kita harus benar-benar siap untuk menerima vaksin. Namun demikian setelah diberikan Vaksin ini kita tidak bisa begitu saja meninggalkan prosedur Protokol Kesehatan akan tetapi kita tetap melaksanakan Protokoler Kesehatan. Kita juga akan memberikan contoh dan dukungan bahwa vaksin yang dibeli dan dipenuhi oleh pemerintah pusat untuk masyarakat Indonesia termasuk masyarakat Kabupaten Brebes ini sudah bisa didistribusikan karena Vaksin ini sudah mendapat label Halal yang dinyatakan oleh MUI dan dari WHO juga menyatakan bahwa Vaksin Sinovac ini bisa direalisasikan kepada masyarakat. Mohon dukungannya kepada media untuk bisa memberikan support dan dukungannya bahwa vaksin ini benar-benar sebagai alat untuk memutus rantai penyebaran Covid – 19.
Vaksin akan dilakukan sebanyak dua kali, setelah di Vaksin 2 (dua) minggu kemudian akan dilakukan Vaksinasi lagi. Sudah selama  1 tahun bangsa Indonesia dalam pandemi Covid – 19 yang mengakibatkan ekonomi lemah dan juga kesehatan masyarakat di Indonesia. Mohon doanya dan dukungan dari semua pihak dan masyarakat Kabupaten Brebes, ” Katanya Idza.

Tahapan Vaksinasi Covid – 19 sebagai berikut :
Meja pertama

  • Verifikasi pendaftaran melalui aplikasi Peduli Lindungi.
    Meja kedua 
  • Skrining dan Anamnase, di pos ini calon penerima vaksin akan diperiksa secara detail termasuk ada tidaknya penyakit penyerta (Comorbid).
    Meja ketiga
  • Pemberian vaksin Covid – 19 (Sinovac)
    Meja keempat
  • Usai disuntik Vaksin, penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit. Observasi ini untuk melihat gejala klinis yang muncul setelah pemberian vaksin atau KIPI (Kejadin Ikutan Pasca Imunisasi).

Adapun hasil Forkompinda Kab. Brebes dan para tokoh yang dilibatkan dalam pencanangan Vaksinasi Covid – 19 sebagai berikut :
Bupati Brebes Hj. Idza priyanti, SE, MH (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Wakil Bupati Brebes Narjo, SH (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Dandim.0713/Brebes Letkol Arm M. Haikal Sofyan (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, S.IK, M.HP (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Kadinkes Kab. Brebes dr. Sartono (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Kepala Kejaksaan Negeri Brebes Emy Munfarida, SH (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Anggota DPRD Kab. Brebes Mohamad Rizki Ubaidillah, S.Psi (peserta Vaksinasi yang lulus skrining dan anamnase dan dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Direktur RSUD Brebes DR. dr. Rasipin, M.Kes (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Ketua IBI Kab. Brebes Ani Puji Rahayu, S. St (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Ketua PPNI Cabang Brebes H. Prawoto, S.Kep, M.Kes (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Ketua DPC FKDT Kab. Brebes H. Ahmad Sururi, (peserta Vaksinasi yang lulus skrining dan anamnase dan dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19).
Ketua Kwarda Hizbul Wathan Brebes Ust. Bagus Haryadi (peserta Vaksinasi yang tidak lulus skrining dan anamnase sehingga tidak dilakukan penyuntikan Vaksin Covid – 19,”Pungkasnya/Red

Penulis-ReporterJurnalisSiberindonesia. Com (Ags)
Sumber Brita kabupaten Brebes.

News Feed