oleh

DINDIKPORA KABUPATEN BREBES BELUM PASTIKAN MEMBUKA PEMBELAJARAN TATAP MUKA YANG BELUM DI TENTUKAN

-Berita-63 views

JSI Brebes– ReporterJurnalissiberindonesia. Com 642/VIII/220-Kasus Covid-19 di Kabupaten Brebes masih cukup tinggi. Setiap harinya masih ditemukan kasus baru, sehingga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes belum akan membuka pembelajaran tatap muka di bulan Januari.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Sutrisno ketika di jumpai awak media ReporterJurnalissiberindonesia. Com di ruang kerjanya mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah memberikan sinyal untuk dilakukan pembalajaran tatap muka mulai awal 2021. Hanya saja di Brebes belum akan dilaksanakan, “Terang Sutrisno

“Untuk Brebes belum akan menerapkan pembelajaran tatap muka di awal 2021, karena pertimbangan nya masih di temukan kasus-kasus baru terkait Covid 19,” katanya,Senin (18 /01/2021).

Berdasarkan surat edaran dr Bupati Brebes no. 360/0044/2021 dan surat edaran Gubernur Jawa tengah no. 443.5/0000429/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) .

Sutrisno yang baru sekira 2 bulan menjabat menjadi Kepala Dinas pendidikan pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes ketika disinggung terkait program kerjanya menyampaikan,yang pertama pembenahan di lingkungan kantor penataan administrasi dan peningkatan mutu pendidikan, “Jelas Sartono.

Kadin menambahkan dalam kepemimpinan-nya di pastikan tidak ada pengondisian baik anggaran Bos dan DAK tidak ada pengondisian dan arahan, saya tegaskan tidak ada.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono ketika di jumpai awak media ReporterJurnalissiberIndonesia. Com di ruang kerjanya mengatakan, dinas kesehatan sendiri tidak mempermasalahkan jika sekolah di Brebes mau melaksanakan pendidikan tatap muka.

Yang terpenting tetap menjalankan protokol kesehatan,karena pendidikan penting, ekonomi penting, kesehatan juga penting dan yang tidak kalah penting menjaga dan menjalankan protokol kesehatan,pakai masker ,jaga jarak ,cuci tangan pakai sabun sesering mungkin karena virus korona ini sangat berbahaya,”Punkasnya/Red.

Penulis-ReporterJurnalissiberindonesia. Com (Ags)

News Feed