oleh

Ops Lilin Semeru 2020, 202 Personel Satlantas Polrestabes Surabaya Diterjunkan

jurnalissiberindonesia.com – Selama 15 hari ke depan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya menggelar Operasi Lilin Semeru yang di mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

Pelaksanaan Ops Lilin Semeru tersebut, merupakan operasi dari kesatuan Polri terpusatkan dalam rangka pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru) yang bersifat terbuka dalam memelihara keamanan, serta mengedepankan pencegahan deteksi penegakan hukum untuk memberikan perlindungan maupun pengayoman.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si., melalui Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya AKP Ari Galang Saputro, S.I.K., menjelaskan dalam Ops Lilin Semeru 2020 ini sudah menyiapkan 2 Pos Pelayanan (Pos Yan) dari Satlantas Polrestabes adalah, Pos Yan di Taman Bungkul dan Pos Yan di Kedung Cowek Surabaya. “Untuk persiapan personel sudah kita gelar semua secara All Out dalam pelaksanaan Ops Lilin Semeru sampai di akhir penghujung pergantian Nataru hingga pengamanan saat nanti pada Misa Natal,” kata AKP Ari Galang Saputro, S.I.K., saat dikonfirmasi pada ruang kerjanya, Senin (21/12/2020).

Untuk larangannya, Perwira Polri Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2007 menyebut bahwa, pihaknya memberikan himbauan terhadap masyarakat agar tidak berkumpul atau berkerumun, menyalakan kembang api, dan pesta minuman keras (miras) saat pelaksanaan Nataru ini. Tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, mengingat masih masa pandemi Covid19 maka, disarankan untuk tidak keluar rumah. “Kita berpesan lebih mengadakan perayaan Nataru di rumah selama masih masa pandemi,” ujar AKP Galang kepada jurnalissiberindonesia.com.

Selain itu, sambung mantan Kapolsek Bubutan Surabaya, juga menghimbau saat perayaan tahun baru nanti bagi pengendara kendaraan bermotor agar tidak menggunakan knalpot brong. “Kita sudah sampaikan ke tempat bengkel, maupun penjual knalpot brong agar tidak melayani jika ada membeli, ataupun jasa pemasangan knalpot brong, dan nanti akan kita lakukan penindakan jika ada yang tetap menggunakan knalpot brong itu,” tegasnya.

AKP Gilang bilang bahwa, jika tetap masih ada yang memakai knalpot brong saat pelaksanaan tahun baru nanti maka, satuannya akan tetap memberikan tindakan tegas. “Secara kita berhentikan bilamana pengendara motor ada memakai knalpot brong, kemudian diberikan pengarahan agar untuk mengganti knalpot sesuai standart,” pesan mantan Kasat Lantas Polres Malang Kota ini.

AKP Gilang menyampaikan, total keseluruhan dalam pengamanan (PAM) Nataru melibatkan sebanyak 670 personel. Sedangkan, khusus dari Satlantas Polrestabes Surabaya menerjunkan sebanyak 202 personel. “Total Pos PAM, maupun Pos Yan sebanyak ada 18 titik Pos yang tergabung dengan Jajaran Polsek, tapi untuk Satlantas Polrestabes Surabaya sendiri 2 Pos kita siapkan yaitu, Pos Yan Tabung dan Pos PAM Kedung Cowek Surabaya,” imbuhnya.

AKP Gilang menambahkan, pelaksanaan Ops Lilin Semeru 2020 juga memberlakukan pengalihan untuk mengurangi kepadatan, kemacetan dan melakukan rekayasa lalu lintas berupa yaitu, penerapan check point, one way, manajemen contra flow dengan menempatkan para personel dalam jumlah cukup hingga kelengkapan traffic. “Kita berlakukan sistem buka tutup jalur untuk mengurangi, maupun mengurai kemacetan lalu lintas pada waktu, tempat dan lokasi jalan tertentu. Bahkan, kita berikan teguran kepada pengemudi kendaraan yang melanggar protokol kesehatan (prokes) jika tidak menggunakan masker,” pungkasnya. (yti/bgs)

News Feed