oleh

SEMANGAT BELA NEGARA KE 72 TAHUN 2020 WUJUDKAN SDM TANGGUH UNGGUL SEJARAH REVOLUSI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA HBD DI PERINGATI 19 DESEMBER

JSI Brebes. ReporterJurnalisSiberIndonesia.Com-642/VIII/220-Hari Bela Negara yang kerap disebut dengan singkatan HBN selama ini diperingati setiap tahun di tanggal 19 Desember,Penetapan tanggal 19 desember sebagai Hari Bela Negara berkaitan dengan sejarah revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia.


Tepat pada 19 desember 1948, muncul deklarasi tentang pendirian Pemerintahan Darurat republik Indonesia (PDRI) .PDRI yang berpusat di Bukittinggi,Sumatra Barat,punya peran penting dalam mempertahankan Kemerdekaan RI.Saat Belanda melancarkan Agresi Militer II dan para pemimpin Republik, termasuk Sukarno-Hatta di tangkap, PDRI menjadi penyelenggara Pemerintahan RI sementara melalui Kabinet Darurat yang dipimpin oleh Sjafrudin Prawiranegara.Maka itu,tanggal 19 Desember ditetapkan menjadi Hari Bela Negara Melalui Keppres Nomor.28 tahun 2006 yang diteken oleh Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono,’’Terangnya.
Pada Hari Jum’at 18 Desember 2020,pukul 09.00-12.00WIB, Bertempat di Pendopo Kabupaten Brebes,telah dilaksanakan Upacara Peringatan Ke-72 Bela Negara, Dengan Tema Semangat Bela Negara Wujudkan SDM Tangguh dan Unggul, dengan Ketua Panitia Penyelenggara Ketua GP Ansor Brebes Munsip.Upacara Peringatan Ke-72 Bela Negara, di hadiri 50 orang, dalam Pandemi COVID -19 ini, para tamu undangan di wajibkan memakai Masker dan menjaga jarak,’’Ungkap GP Ansor.


Hadir dalam Upacara Peringatan Ke-72 tahun 2020 ini. Bupati brebes Hj Idza Priyanti,SE,MH. Dandim 0713/Brebes yang diwakili oleh Kasdim 0713/Brebes Mayor Infantri Edwin Samma Baratiku. Kapolres Brebes di wakili oleh Wakapolres Brebes Kompol suryo Wibowo SIK. Sekda Kabupaten Brebes Ir Djoko Gunawan,MT. Asisten 1 Sekda Kabupaten Brebes Apriyanto.Kepala Dinkominfotik Kabupaten Brebes Tatak K. Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes, Supriyadi,Sos. Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Brebes diwakilkan oleh Kasi Kesbang Kantor Kesbangpol Kabupaten Brebes Agus Ismanto,Sip.Kabag Kesra Sekda Kabupaten Brebes H.M.Ma’mun. Tokoh Agama KH.Subhan Ma;mun. Ketua GP Ansor Brebes Munsip. Pengasuh Ponpes se-Kabupaten Brebes. Pengurus Kwarcab Pramuka Kabupaten Brebes,Wiwid. Ketua FKUB Kabupaten Brebes Bapak HM,Supriono,SH. Ketua Dewan Kesenian Brebes,Wijan. Jajaran Ormas se-kabupaten Brebes.


Upacara Peringatan Ke-72 Bela Negara RI tersebut sebagai berikut. Pembukaan, Tarian Roro Dumeling, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Pembacaan Ikrar Bela Negara Oleh Ketua GP Ansor Brebes. Deklarasi Bersama Bela Negara. Sambutan Bupati Brebes. Menyanyikan Mars Bela Negara.Tausiah dan Do’a.
“Sambutan Bupati Brebes Hj Idza,SE,MH, sebagai berikut, Peringatan Bela negara.Ia sebut Berbeda dengan tahun yang lalu dikarenakan masih dalam Pandemic COVID-19 dan di rasakan oleh Bangsa Indonesia akan tetapi semangat dan Bela Negara harus diterapkan pada kehidupan sehari-hari.Biar kita mengingat Bela Negara dikarenakan Panggilan tugas yang menjadi tanggung jawab upaya politik dan diplomatik Negara terbukti telah berhasil mengatasi kekuatan militer penjajajah dan menunjukkan kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih tetap berdiri juga menunjukan bahwa membela Negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan dengan kekuatan senjata tetapi juga dilakukan oleh setiap warga Negara dengan kesadarannya untuk membela negara dengan cara melakukan upaya-upaya politik maupun diplomasi Indonesia hari ini adalah hasil semangat Bela negara dari para Pejuang Kusuma Bangsa, demikian pula Indonesia di masa depan juga akan tetap bertahan sebagai Bangsa yang Besar,’’Sambungnya.
“Pada kesempatan ini saya ingin kembali menyampaikan nilai-nilai Bela Negara yang sudah seharusnya kita jalankan di dalam kehidupan kita, sehari-hari adapun nilai Bela Negara yang pertama yaitu mengenai cinta tanah Air adapun beberapa indikator cinta tanah Air yaitu. Menjaga Tanah Pekarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia. Jiwa dan raganya Bangsa sebagai Bangsa Indonesia. Patriotisme terhadap Bangsa dan Negaranya. Menjaga nama baik Bangsa dan Negara. Memberikan Kontribusi pada kemajuan Bangsa dan Negara menggunakan kasil Produk Bangsa Indonesia adapun nilai Bela Negara yang kedua yaitu Rela berkorban untuk bangsa dan Negara kita dapat menerapkan dengan cara. Bersedia mengorbankan waktu tenaga dan pikirannya untuk kemajuan Bangsa dan Negara. Membela Bangsa dan Negara dari berbagai macam ancaman. Berpartisipasi aktif dalam pembangunan Masyarakat bangsa dan Negara. Membantu sesama warga negara mengalami Kesulitan yakin dan percya bahwa pengorbanan untuk Bangsa dan Negaranya,’’Ungkapnya.
“Ia tidak akan sia-sia nilai Bela Negara yang terakhir ini harus kita wujudkan pada hari peringatan Upacara Bela Negara ini nilai Bela Negara yang terakhir yaitu adalah memilik kemampuan awal bela Negara indikatornya yaitu kita harus memiliki kecerdasan emosional spiritual intelektual senantiasa memelihara jiwa dan raga senantiasa bersyukur dan berdo,a kenikmatan yang telah diberikan Tuhan yan Maha Esa dan satu lagi adalah olah raga dan senantiasa selalu menjaga kesehatanya saya yakin dengan senantiasa menanamkan nilai-nilai menghadapi penjajahannya dengan kebersamaan dan diantara warga bangsa kita memperkuat kecintaan kita pada Bangsa dan Negara selalu persatuan dan kesatuan Bangsa tanah Air dan berbuat yang terbaik bagi Bangsa dan Negara sesuai tugas dan profesi,”Mestinya.
Keberadaanya PDRI telah menjadi lambang nasional yang mempersatukan seluruh kekuatan pasukan RI yang sedang bergerilya di Jawa dan sumatra. PDRI memiliki peran [penting dalam menjamin perjuangan melawan Belanda melalui pemerintahan yang resmi serta diakui oleh Semua pendukung Republik. PDRI bertahan dan menjalankan pemerintahan darurat selama 207 hari.lalu, setelah Agresi Miiter Belanda II berakhir, dan Soekarno-Hatta kembali memegang kendali atas pemerintahan RI sejak 13 Juli 1949, PDRI resmi di bubarkan,’’Pungkasnya/Red.
Penulis.RepoterJurnalisSiberIndonesia.Com.(Ags)

News Feed