oleh

ARTS DAN HERITAGE FESTIVAL 2020-2021 DI REST AREA BANJARATMA KARYA PELUKIS MANCA NEGARA DAN PERKUAT KALABORASI KOMISI PENGANGGULANGAN AIDS KABUPATEN BREBES

-Berita, Budaya-84 views

JSI Brebes : ReporterJuranalisSiberIndonesia.Net-642-VIII-220-Wakil Bupati Brebes,H Narjo,SH.MH membuka secara resmi pelaksanaan “Arts & Heritage Festival 2020/2021”, Minggu 13 Desember 2020 di Rest area 260-B, Banjararma,Brebes,Provinsi Jawa Tengah, Ia sangat senang,Kabupaten Brebes Menjadi Kiprah para Seniman Lokal Internasional maupun Seniman Manca Negara.

Yang pertama dan yang utama perlu disampaikan adalah, bahwa Festival ini di gagas sebagai sebuah terobosan, di Tengah himpitan Pandemic COVID-19 yang tak Kunjung berakhir. Berbuat sesuatu lebih baik daripada tidak berbuat sama sekali. Karenanya, Ia mengapresiasi dukungan para pihak , terutama para seniman yang tidak’’Kendor/Nglokro’’ Meski di hamtam wabah Virus Corona Disease 2019/COVID-19 2020,’’Ungkapnya.

“Salam Budaya, Para tamu Undangan yang tampak hadir, Ibu Yani Saptohoedojo (Pembina Seniman Jawa Tengah & JogJa), Wakil Bupati Brebes, H Narjo,SH.MH, Selaku Ketua Pelaksana Komisi Penaggulangan AIDS kabupaten Brebes, Ketua Panitia Arts & Heritage Bapak Imam Haryoto , serta Bapak Danang, Kepala Desa Petunjungan Bapak Slamet Tohani,dan Para Pelaku Seni & Budayawan, dan Dari Polsek Bulakamba serta Koramil Bulakamba, dan tamu undangan yang lainya,’’.

Salam Budaya,Peresmian Internasional Exhibition Bertitel Arts & Heritage Festival hari ini, Wakil Bupati Brebes H Narjo, SH,MH, mengawalai dan Memamerkan Bawang Merah dan Telur Asin, Ia mencoretkan cat Akrilik pada Kanvas.Narjo dengan Goresan Spontan menggambar Brambang merah/Bawang Merah Kas Brebes serta tiga buter telur bebek. Dua ikon unggulan Kabupaten Brebes, yang sangat banyak di kenal masyarakat diluar kota maupun mancanegara selama ini,’’tuturnya Narjo.

“Sambutannya, Ketua Pembina Seniman Jawa Tengah & Jogja, Ibu yani Saptohoedojo melaporkan, Event Arts & Heritage Festival 2020-2021, Alhasil ,Lahirlah gagasan besar dan didukung oleh Bupati Brebes,Gubenur Jawa Tengah, dan tidak saja Artis Indonesia tetapi juga dari Luar Negeri. Tidak Hanya besar dan sejarah, Ajang Festival di Rest Area Km 260B Heritage-Banjaratma Brebes ini juga Istimewa. Karena Lokasi ini merupakan satu-satunya rest Area di jalan tol Trans jawa yang memiliki nilai Historis,”Terangnya Yani.

“Arts & Heritage Festival ini, sedianya,gubenur Ganjar Pranowo akan membuka Kegiatan Festival ini.Tetap, Ganjar berhalangan Hadir sehingga diwakilkan Wakil Bupati Brebes,H Narjo,SH.MH, di hadiri pula Kapolres Brebes yang di wakili kapolsek Brebes, dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Brebes dan para seniman-seniman lokal Kabupaten Brebes serta Seniman dariJawa Tengah maupun seniman Indonesia dan dari Manca Negara,’’Arts & Heritage Festival 2020-2021’’ yang rencananya di selenggarakan mulai Hari Minggu 13 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021 tersebut tak pelak bakal menjadi Event yang mengangkat harkat dan Derajad Rest Area Eks Pabrik Gula Banjaratma Brebes Jawa Tengah seluas 10.6 Hektare tersebut, sekaligus wujud senergi yang baik dengan para seniman-seniman manca Negara,’’Mestinya.

Festival ini di antarnya, Peserta Pameran, tampak pelukis Yogyakarta yang sudah memiliki Reputasi Internasional, Erica. Ia mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan Festival 2020-2021 di tempat bersejarah ini. Biarpun di tengah-tengah Pandemic COVID-19, Ia juga bangga dengan para seniman-seniman yang sangat menolak pasif, dan tetap ungguikan karyanya tersebut.
“Arts & Heritage Festival 2020-2021, yang di Buka dan di resmikan oleh wakil Bupati Brebes,H Narjo,SH.MH, dan di lanjutkan memotong Tumpeng sebagai tanda di bukanya ARTS & Heritage Festival oleh Ibu Yani Saptohoedojo yang akrap di panggil’’Biyunge” dari jogia. Dan di samping pelukis Erica dari Yogya, dan seniman –seniman mancanegara pada pembukaan Arts & Heritage Festival 2020-2021 Internasional Exhibition di Rest Area Banjaratma Kabupaten Brebes.

Pameran tersebut dibuka hari ini, Minggu 13 Desember 2020, dan akan berlangsung hingga 10 Januari 2021. Karena masih suasana pandemic COVID-19,tentu tidak akan seramai sebelum pandemic COVID-19. Setidaknya, Ia jadikan sebagai kegiatan deklarasi kebudayaan. Deklarasi kesenian ini, Menjadi hiburan dan jadi liburan-liburan berikutny, masyarakat sudah lebih betah dan lebih terhibur di adakanya Festival Lukisan-lukisan Internasional, dan memiliki istirahat di Rest Area Km 260B Banjaratma.sambil melepas lelah, bisa memnjakan mata dan batin menyasikan karya-karya para seniman-seniman lokal maupun internasional dan seniman-seniman dalam maupun luar negeri. Sukur-sukur di adakanya Arts & Heritage ini bisa menemukan Koleksi seni dan cocok untuk di panjang di rumah atau di kantor,’’ujar Narjo.

“Ditambahkan para seniman tersebut, ada tak kurang dari 30 (Tiga Puluh) orang pelukis akan pamer karya-karyanya yang Istimewa. Di antara mereka , terdapat sejumlah pelukis papan atas di Indonesia yaitu, Kartika Affandi, V.A. Sudiro, Suwarji, Erica, Nasirun, Cristina Rodriguez Sosa ( Mexico) Alan Aaronson(Inggris), dan Santiago Erazo (Ecuador). Ketiga pelukis asing ini, juga ikut ambil bagian dalam Evevt yang didominasi kegiatan pameran lukisan Internasional, ujar Imam,’’

“Rakhmat Supriyono bersama Gogod Sutejo bertindak selaku kurator pameran ini.Dua sosok penggiat kegiatan Seni Rupa yang ada di Yogyakarta ini. Ia slama di Pandemic COVID-19, keduanya sudah beberapa kali menggelar kegiatan pameran lukisan Virtual dan melukis bersama di sejumlah Spot menarik dari Kota Pelajar Di Yogyakarta.

Ia menyebut nama-nama, para yang bakal ambil bagian dalam ‘’Arts & Heritage Festival 2020-2021,’’ Ebo (Brebes) , Erica Hestu Wahyuni , Fakturohman, Gogod Sutejo, Herjaka, Ikhman, Nanang Widjaya, ledek sukadi, sumadi, subandi Giyanto, Sutarman,Rakhmat S,Klowor Waldiyono, Kartika, Rujiman,Tulus Warsito, M. SalimAncol, Suwaji, Syaiful adnan, Hajar Pamadhi, Nedit, Joko Sarjono, Pamadhi, Dewantoro. Sani santana, dan Dunadi.

“Ia Selain Lukisan dan patung, Festival nanti juga akan memaerkan koleksi sepeda kuno dan pusaka.

Wakil Bupati Brebes, H Narjo,SH.MH, maupun unsur TNI-Polri yang lainya berpesan kepada Panitia agar tetap menjaga aturan dari Pemerintah Pusat mengutamkan Prokes( Protokol Kesehatan) Memakai Masker, Mencuci Tangan Dengan Air yang mengalir dan sabun, Menjaga jarak, Hidari Kerumunan, sebab Kabupaten Brebes ini bersetatus Zona Merah,’’Tapi karena ini kegiatan kesenian , dan diselengarakan di Rest area Peristirahatan jalan tol Trans jawa, tetap kita dukung, dengan tetap menjaga aturan Impres, tetang Protokol Kesehatan, dan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah di kenal di mata Indonesia dan di Mata Dunia Internasional dalam event-event yang lebih Spektakuler,”Puskasnya/red.
Penulis: ReporterJurnalisSiberIndonesia.Net (Ags)

News Feed