oleh

PANDEMI SEMAKIN MELUAS,POLSEK BULAKAMBA DAN TEAM GABUNGAN TERPADU TERAPKAN PERBUP 46 2020 DI DESA CIPELEM KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREBES JAWA TENGAH

JSI Brebes : Reporter Warta Hukum  642/VIII/220 – Pandemi COVID-19  semakin meluas perlu adanya terpadu guna menekan penularan atau penyebaran.Seperti yang telah dilakasanakan  personil Polsek Bulakamba jajaran dari Polres Brebes yang tergabung dalam  Team Terpadu bersama unsur TNI,Kecamatan,Satpol PP/Trantib dan elemen masyarakat lainya, Karang taruna,LSM GMBI, Perangkat Desa Cipelem, Sekdes Cipelem Bapak Tomy dan perangkat lainya,dan Trantib Kecamatan Bulakamba,melaksanakan kegiatan Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di wilayah Hukum Polsek Bulakamba di Desa Cipelem,Senin 30-Nopember 2020.

Tepatnya di Desa Cipelem  sebagai upaya  menekan penyebaran  COVID-19,Senin (30/11/2020) dengan menerapkan Kepres Nomor 06 Tahun 2020  Pergub  Jateng  Nomor 26 Tahun 2020  dan Peraturan Bupati (Perbup)  Nomor 46 Tahun 2020 tentang disiplin dan penerapan Sanksi terhadap Pelanggar Protokol Kesehatan.

“Kami  terus bersinergi dengan aparat terkait melaksanakan kegiatan Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan secara ketat dan terus menerus dengan lokasi  Hari ini Senin di Depan Balai Desa Cipelem,’’Ungkap Kapolsek Bulakamba.

Dalam pelakasanaan Ops Yustisi  tersebut ditemukan adanya pelanggaran di Desa Cipelem  beberapa orang yaitu  orang menggunakan Masker tidak benar  atau tidak sesuai dengan peruntukannya  diberikan teguran  tidak memakai Masker /atau tidak membawa masker  dan akan di beri tindakan sanksi sosial dan sanksi lainya, sanksi yang di berikan team Gabungan TNI-Polri serta Anggota Pol PP/Trantib Kecamatan Bulakamba akan memberikan Sanksi Push Up dan Bernyanyi dan ada pula yang di suruh mengapalkan Pancasila.

Disamping itu pula pada saat ini berkerja sama dengan team satgas gotong royong Desa Cipelem, telah melaksanakan Upaya–upaya  pencegahan  dengan  melakukan Penyemprotan Disinfektan dilingkungan warga yang terpapar COVID-19, di samping itu Team Gabungan TNI-Polri Sera Anggota Trantib Kecamatan, dan LSM GMBI, Karang Taruna. Camat Bulakamba Sugeng Basuki SH.MM, Menghimbau.  Masyarakat agar taat Penegakan Protokol Kesehatan, mengingat bahwa belum lama Kepala Desa Cipelem, telah meninggal Dunia diduga Terkomfirmasi Vrus Corona Disease 2019/ COVID-19 2020 dan diduga tertular COVID-19, dengan tujuan agar tidak menyebar dan warga sekitar  lebih berhati-hati dalam berinteraksi dan mematuhi Prokes (Protokol Kesehatan),’’Terang Camat Bulakamba.

Kapolsek Bulakamba AKP  H Widiaspo SH, dan Danramil Bulakamba Kapten M Tuteng, serta Camat Bulakamba Sugeng Basuki,SH.MM. Bahwa personil Polsek Bulakamba dan personil  Koramil Bulakamba serta personil Trantib Kecamatan Bulakamba  bersinergi dengan aparat terkait dalam team terpadu,melaksanakan kegiatan Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan secara ketat dan terus menerus.

“Adapun lokasi Operasi Yustisi tiap hari kita lakukan Ops selalu berpindah pindah sesuai jadwal yang sudah di tetapkan oleh Camat Bulakamba melalui Sekcam Bulakamba  yang menetapkan jadwal Ops yustisi selama 19 Hari,  di Sembilan Belas (19) Desa se kecamatan Bulakamba  yang sudah dilaksanakan dua tahap, sebagai  upaya terpadu atau bersama yang memiliki efek’’COVID-19 Prevention’’ dalam memutus dan menekan penyebaran COVID-19 ,dalam fase adaptasi Kebiasaan Baru( AKB) ,’’Jelas Sekcam Slamet Budi Raharjo.

“Sasaran dari Operasi lanjutan Tahab dua Kecamatan Bulakamba,pengawasan dan penegakan disiplin protokol Kesehatan  ini adalah  segenap masyarakat yang akan beraktivitas tetapi tidak mengenakan masker,’’ dari kegiatan ini, jumlah masyarakat yang terjaring Ops yustisi semakin banyak orang tidak memakai Masker. Dimana  orang tidak membawa masker dengan alasan lupa atau lain sebagianya  dan sisanya membawa masker akan tetapi tidak dipakai, ‘’Jelasnya.

Bagi pelanggar  protokol Kesehatan, Khususnya  penggunaan masker tersebut, sanksi  yang di berikan  diantarnya, untuk patuh pada ketentuan  protokol Kesehatan dan menyanyikan lagu Nasional bagi pelajar atau mahasiswa yang terjaring .’’sanksi Push Up 10 kali atau semampunya  diberikan bagi pemuda dan untuk usia tua diajak berdo’a  agar pandemi COVID-19 segera Berakhir,’’tegasnya.

Camat Bulakamba Sugeng Basuki SH.MM. melalui Kasi Trantib Bapak Toyib,  kegiatan ini, mengharpakan agar supaya masyarakat menjadi terbiasa dengan kebiasaan memakai masker dalam Aktivitas sehari-hari, khusus dalam kegiatan di luar rumah.

‘’Selain hal tersebut,Satgas Covid-19  Kecamatan Bulakamba juga menghimbau /mensosialisasikan  gerakan  3 M serta meningatkan kembali tentang bahaya COVID-19 bagi kehidupan  manusia Aktivitas lainya membagikan masker dan seticker gerakan 3 M, sementara Camat Bulakamba  Sugeng Basuki,SH.MM, berharap Kegiatan ini mampu mengingatkan kembali masyarakat akan pentingya memakai masker sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kecamatan  Bulakamba  pada khususnya dan Kabupaten Brebes pada Umumnya,’’Pungkasnya/red

Penulis : Reporter Jurnalis Siber Indonesia (Ags)

News Feed