oleh

TIM GABUNGAN SATPOL PP PROVINSI JATENG DAN POL PP KABUPATEN BREBES BERSAMA TNI-POLRI DAN SATPOL PP DAN CAMAT

Brebes: Jurnalissiberindonesia.com – Rabu (11-Nopember-2020) Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) terus menggelar operasi yustisi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol Kesehatan.

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Provinsi Jawa Tengah, Yang di wakili Bapak Rizky, Di Bidang Trantibun Satpol PP Provinsi Jawa Tengah. Mengatakan pada hari ini pihaknya menggelar operasi yustisi yang dilakukan di Pasar Banjarartma Kecamatan Bulakamba kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

‘’Kita tidak hanya fokus dipusat kota,operasi tersebut juga dilakukan di wilayah kecamatan dan Keluraan.Dalam operasi yustisi tersebut,tim Satgas berjumlah sekitar 20 orang dan dibantu juga dari Pol-PP Kabupaten Brebes. Sealin itu, dari Satpol PP Provinsi Jawa tengah ada 3 Orang. Dari Polda Jawa tengah 1 Orang. Dari Kodam Jawa tengah 1 orang. Dan dari pol PP Kabupaten 10 Orang, dari Lalu Lintas 6 Orang. Dari Polres Brebes dan Polsek Bulakamba 10 Orang. Dari Kodim 0713/Brebes dan Koramil Bulakamba 5 Orang, dan Camat Bulakamba Sugeng Basuki, Serta Kapolsek Bulakamba AKP Widiaspo dan Dari Ormas GMBI 4 Orang. Totol semua sejumlah 40 orang,’’ Katanya, Rabu (11-11-2020).

Sementara dari operasi yustisi yang dilakukan di Pasar Banjaratma, dan Res Area Banjaratama, Dan Di Desa Lurung Ragi Tepatnya di jalan Raya Depan Balai Desa Luwungragi tersebut terdapat, yang melanggar 88 orang. yang Sosial 19 orang yang Fisik 8 orang dan Teguran 61 orang. Total Jumlah 176 orang terjaring Karena tidak menggunakan Masker ’’Ungkapnya Pol PP Kabupaten Nadila,’’

“Operasi ini kita gelar dari Pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB Kurang lebih satu jam setengah di tiga lokasi yang berbeda semua di kecamatan Bulakamba, tercatat 176 orang/warga yang terjaring pagi hari ini. Mereka tidak memakai Masker di pandemi COVID-19 ini, padahal sudah aturan Kepres Nomor;06 Tahun 2020. Dan Pergub Jateng Nomor; 26 Tahun 2020. Dan Peraturan Bupati / Perbub Nomor 46 tahun 2020.tentang disiplin dan Penerapan Sanksi Terhadap Pelanggar Protokol Kesehatan,’;Ujar Rizky.

Rizky menjelaskan, banyak sekali masyarakat/warga yang tidak memakai Masker dan warga yang tidak mentaati protokol Kesehatan , Namun tidak menggunakan Masker. Karena itu, diberikan tindakan untuk edukasi dan teguran,serta kedisplinan, mematuhi protokol Kesehatan.

“Sanksinya, Kalau laki-laki Push Up sesuai kemampuanya, Kalau Perempuan Kita minta untuk bernyanyi dan menghafalkan Pancasila yang terjaring dilokasi operasi Yustisi Gabungan.Tentunya, saat menjalani hukuman, diawasi petugas gabungan,’’ Jelasnya.

Lebih lanjut diungkapnya, sanksii ini masih bersifat longgar dan memberikan pembelajaran, bahwa Masker ini sangat penting dan menjadi gaya hidup pada masa COVID-19. “Kami imbau agar warga membiasakan diri, berdisiplin untuk melaksankan protokoler Kesehatan COVID-19. Untuk sam-sama memakai Masker dimanapun berada kemudian membiasakan hidup Bersih, kalau tidak terlalu perlu hindari kerumunan yang terpenting guna memutus mata rantai COVID-19,’’ Ungkap Rizky, Rizky menambahkan, untuk semua masyarakat Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah harus tetap beraktivitas dengan mempedomani Protokol Kesehatan.
“Saya harap masyarakat Provinsi Jawa Tengah harus terbiasa disiplin untuk melaksanakan pol hidup baru, dengan pola pikir untuk hidup lebih bersih, dengan membiasakan memakai maske dan mencuci tangan menjga jarak untuk mencegah penularan Virus COVID-19,’ Katanya

Pada operasi yustisi gabungan Pol PP Provisi Jawa Tengah TNI-Polri-Pol PP –Trantib dan Ormas GMBI Kabupaten Brebes tersebut dengan menurunkan beberapa personil dari anggota Satpol PP Kabupaten Brebes, Koramil Kodim 0713/Brebes Polsek Bulakamba Polres Brebes Setempat.

Camat Bulakamba Sugeng Basuki mengapresiasi adanya kegiatan opeasi disiplin protokol Kesehatan guna mencegah dan pengedalian COVID-19, sehingga masyarakat akan lebih memahami untuk menjaga kesehatan.

Sugeng Basuki dan Rizky berharap dengan adanya pendisiplinan protokol Kesehatan tersebut, dapat menyadarkan masyarakat pentingnya penerpan protokol Kesehatan saat beraktifitas di luar rumah harus dan wajib memakai masker.

‘’Kami minta protokol Kesehatan prioritas utama untuk mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19) masa adaptasi kebiasaan baru saat ini,’’Pungkasnya/Red’’.
Penulis : ReporterJurnalissiberindonesia (Ags)

News Feed