oleh

KEARIFAN SEPAK BOLA, PERTANDINGAN PERSAHABATAN PERSAB YUNIOR U15 & U17 VS DIKLAT BANJARNEGARA U15 & U17 EKSISTENSI SEPAK BOLA SAAT PANDEMI COVID-19

Brebes: Minggu 8-Nopember-2020. Pandemi COVID-19 Memang merepotkan, tetapi permainan sepakbola seolah tak pernah mati di Kabupaten Brebes ini,Setiap orang pasti pernah mendengar istilah sepakbola , Dalam setiap pertandingan tidak ada bayaran yang pasti tapi atas dasar sukarela dan mencari teman sepergaulan, Selepas ditetapkanya masa Corona/ Covid-19 di Indonesia di kabupaten Brebes ,dan masyarakat kembali beralih pada kegiatan , terlebih masyarakat bisa hidup Produkti, Aman dan Nyaman yang terpenting dalam hal ini semua elemen masyarakat harus mengikuti Protokol Kesehatan yang dianjurkan Pemerintah.

Minggu sore 8-Nopember-2020 di lapangan Karangbirahi sedang Kegiatan sepak bola persahabatan Persab Yunior U15 dan U17 vs Diklat Banjarnegara U15 dan U17, yang diselenggarakan di lapangan Karangbirahi Kebangaan Orang Brebes, Kegiatan ini sorak disemangati oleh Pemuda-pemudi karena bagian daripada hiburan yang tersaji dari adanya inisiatif pemuda-pemuda yang sangat fanatif terhadap sepakbola.

Bahkan di tengah pandemi Corona atau Covid-19 tak menyurutkan pemuda-pemuda untuk menonton sepakbola pertandingan persahabatan di Lapangan Sepakbola karangbirahi, Kabupaten Brebes Minggu sore 8-Nopember-2020. “Antusias puluan warga dan pemuda-pemudi datang di Lapangan Sepakbola Karangbirahi Kabupaten Brebes tersebut untuk menyasikan pertandingan persahabatan Persab Yunior U15 dan Yunior U17 VS Diklat Yunior U15 dan Yunior U17 yang digelar pada pukul 14.00 WIB sore hari Minggu, Memasuki Kick Off babak pertama dimulai, jual beli serangan saling menyerang antar dua team tersebut sehingga terciptalah Goal yang terlebih dahulu Persab Yunior U15 di menit ke 21 diselesaikan oleh Dendi Setiadi No punggung 14 pemain Persab, sehingga merubah skor sementara berkedudukan 1-0 sampai pluit babak kedua selesai tidak ada lagi goal tambahan yang tercipta. Anak Asuh hery Yuliantoro memenangkan pertandingan sepakbola persahabatan.

“ Namun anak Asuh Hary Yulinatoro U 17 Yunior Juga melaksanakan pertandingan sepakbola persahabatan menjajal lawan yang sangat bagus adalah tiem dari Diklat Banjarnegara U17 anak asuh Muhammad Yusuf, Pertandingan yang kedua Persab Yunior U17 Vs Diklat Banjarnegara Yunior U17 lapis ke tiga yang digelar di Lapanagan Karangbirahi pada pukul 16.00 WIB Minggu sore( 8-Nopember 2020).

Memasuki Kick off babak pertama, Pertandingan yang di pimpin Wasit Sony dan di bantu wasit ke dua Joko, babak pertama dimulai kedua tiem saling jual beli serangan tersebut tidak membuahkan goal sampai pluit babak petama selesai , Pluit babak Kedua dimulai kedua tiem langsung genjot gas kedua tiem serangan di ciptakan oleh para pemain Persab ,akan tetapi pertahanan para pemaian diklat Banjarnegara sangat kuat akhirnya memasuki menit ke 35 babak kedua Risky Anto Nomor Punggung 15 menjebol jaring gawang Diklat Banjarnegara, sehingga berubah skor 1-0 sampai pluit babak kedua selesai tetap skor 1-0 di menangkan oleh Tiem anak asuh Hery Yuliantoro.

“ Pertandingan seru dipertontonkan oleh kedua tem membuat masyarakat yang datang dilapangan Karangbirahi kabupaten Brebes, merasa sangat terhibur ,dengan adanya pertandingan persahabatan di tengah Pabdemi Covid-19, itu adapun untuk kedepanya team Persab merencanakan ikut adanya Piala Suratin yang akan diselenggarakan ,’’Ungkapnya Hery” ‘’Andai Saja para Pemain Persab Yunior U15 dan U17 itu, bisa diatur sedemikian rupa hingga bisa menjadi skala Nasional maka bukan tidak mungkin kita bisa menemukan 11 pemain hebat di negeri yang maha luar ini.Bukankah bisa juara di piala suratin nanti, bisa di pertemukan pemain –pemain di tingkat Kabupaten , dan provinsi hingga nasional.

Jadinya pemain persab Yunior maupun senior punya tujuan bukan sekedar bermain untuk sepakbola agar lebih kita juara di turnamen maupun di kompetisi nantinya , bisa ketemu bintang lapangan pemain profesional yang bisa membuat simpati pencari bakat kepelosok. Ingat bahwa masih banyak anak-anak negeri ini yang tinggal di kampung –kampung yang suka bermain bola namun tidak bisa bergabung dengan pemain –pemain yang profesional. Harapan saya semoga perkembangan serta semangat dalam upaya pengelolaan maupun kegiatan yang positif halnya pertandingan sepakbola yang ada di kota kota dan di desa-desa di Kabupaten Brebes ini bisa terjalin kearah yang lebih Profesional, Fair Play dan sportivitas yang tinggi katanya Hery Yuliantoro, ’’Pungkasnya. (Ags/Red)

News Feed