oleh

Dua Orang Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Jebakan Tikus, Kapolres Bersama Forpimdapun Melayat kerumah Duka.

Bojonegoro, Setelah melakukan penyidikan terkait tewasnya 4 orang dalam satu keluarga akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya Ratuan Reserse dan Kriminal Polres Bojonegoro menetapkan 2 (Dua) Tersangka atas kasus tersebut. ST dan TY ditetapkan sebagai tersangka setelah kepolisian Polres Bojonegoro melakukan penyidikan dan meminta keterangan dari beberapa saksi warga terkait tewasnya satu keluarga di Kecamatan Kanor.

Kajadian yang miris itu membuat pemerintah Bojonegoro turun tangan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Bojonegoro menyempatkan diri takziah dirumah korban jebakan tikus di rumah duka yaitu di Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Rabu (13/10/2020).

Nampak dalam rombongan Bupati Anna Mu’awanah didampingi Kapolres AKBP Budi Hendrawan, Dandim 0813 Letkol Inf Bambang Hariyanto menyalami keluarga korban usai menggelar tahlil 3 hari kematian dirumah kerabat.

Kedatangan rombongan disambut haru dan isak tangis keluarga korban meninggal yaitu Parno (55), istrinya Riswati 50), dan dua anaknya Jayadi (32) serta Arifin (21).

Bupati Anna nampak memberi semangat dan wejangan untuk tetap tabah menghadapi ujian. Setelah memberikan santunan, Bupati Anna akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk menghimbau cara menghalau hama dengan cara yang aman.

“Kami juga akan menghimbau kepada seluruh petani melalui gapoktan cara mennangani hama dengan aman,” pungkasnya.
Melalui Kepala Desa juga akan memberi surat edaran kepada seluruh petani supaya tidak lalai dalam membasmi hama terlebih mengorbankan nyawa orang lain. (tri/hum).

News Feed