oleh

MAHASISWA/MAHASISWI DAN KAUM BURUH DI BREBES MENOLAK KERAS PENGESAHAN ‘’UU OMNIBUS LAW’’ DI DEPAN GEDUNG DPRD BREBES ‘’RICUH’’

-Berita-15 views

Brebes, Jum,at ( 9-Oktober-2020 ) Kaum buruh dan Mahasiwa /Mahasiswi Berdemo menolak Keras OMNIBUS LAW , Kaum Buruh Menjerit Cari nafkah dirasa sulit  lagi-lagi Indonesia dilanda bencana namun kali ini bukan merupakan suatu wabah Virus COVID-19 melainkan gerakan demo timbul dimana-mana diberbagai daerah di Indonesia.

Kaum Buruh dan Mahasiswa/Mahasiswi demo di depan gedung DPRD yang berada di Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Mahasiswa/Mahasiswi ,Hari Jum’at (9-10-2020) di awalai dari Alun-alun Brebes Berjalan kaki menuju di Kantor DPRD Brebes, dimulai pukul 08.00 WIB sampai Pukul 11.30 WIB.

Para Mahasiswa/Mahasiswi  dan para Kaum buruh kabupaten Brebes ,Mengadakan demo yangdalam Orasinya Mahasiswa menolak keras  dan mengecam DPR pusat,Dan menolak keras disahkanya Undang-undang OMNIBUS LAW, yang dirasa betul-betul sangat memberatkan para buruh atau Rakyat kecil dalam Orasinya tersebut ditujukan kepada Anggota dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Brebes , Selaku penapung dan penyampai  Aspirasi Masyarakat Kabupaten Brebes.

Dengan Adanya demo tersebut, Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto ,SIK.MHP  Memerintahkan Pengawalan Kegiatan Demo dengan mengerahakan puluan  Anggota Polres Brebes ,Agar kegiatan Demo bisa berjalan lancar,Aman Damai dan Kondusif Terkendali.

Kapolres Brebes bahkan tidak Cuma pengamanan atau pengawalan saja yang diberikan dari Polres Brebes ,Akan tetapi juga peduli memberikan beberapa kardus air minum mineral untuk para pendemo di depan Gedung DPRD Brebes Supaya staminanya terjaga.

“Mahasiswa Demo dari Alun-alun Kabupaten Brebes ,pada hari Jum’at pagi memang berjalan lancar dan damai hingga sampai ke titik sasaran yaitu gedung DPRD Kabupaten Brebes , pada saat Mahasiswa menyampaikan Orasinya di depan Gedung DPRD Brebes, Untuk menemua  Angota Dewan DPRD Brebes ,Para Mahasiswa dan Kaum Buruh ,dengan maksud untuk bertemu  ketua DPRD Kabupaten Brebes untuk menyampaikan Aspirasinya dan  denag Sigap,Para Pendemo ingin bertemu Bapak Ketua DPRD Brebes, dan meminta ketua DPRD menemui perwakilan dari para pendemo untuk masuk kegedung DPRD kabupaten Brebes guna Musyawarah untuk mencapai suara kesepakatan  siap menyampaikan pada Presiden dan DPR pusat, dan menolak mengawal permaslahan penolakan UU OMNIBUS LAW ‘’Tersebut.

Setelah hampir 2 jam ratusan pendemo  menunggu para anggota DPRD Kabupaten Brebes, Unjukrasa penolakan terhadap UU Cipta  Lapangan Kerja (Omnibus Law) di Kabupaten Brebes yang berlangsung Aman Damai, Para Unjukrasa sudah lama menunggu Anggota Dewan DPRD Brebes tidak Nonggol akirnya ,para unjukrasa melemparkan botol Air Mineral ke Depan Gedung DPRD Brebes dan melemparkan Batu Ke arah anggota Polres Brebes yang berjaga di depan Gedung DPRD Brebes, yang berlangsung Ricuh saling lempar batu, para unjuk rasa brutal.

Orang Nomor satu di Polres Brebes, Berupaya menenangkan aksi unjukrasa dari Mahasiwa dan Buruh, ditengah massa yang mulai bertindak anarkis, personil Dalmas Shabara Polres Brebes lengkat dengan pasukan Hitam-hitam Brimob langsung bergerak mengantisipasi,

Aksi Massa akhirnya dapat diredakan  setelah pasukan anti Huru Hara  (PHH) dari Brimob turun ke lokasi. Dengan mebawa mobil dan motor  dan pakain lengkap , Personel PHH masuk ke  Tengah-tengah untuk memukul mundur dan menembakan Gas Air mata, ke pengunjukrasa dan kerumanan massa.

Setelah  dilakukan negosiasi,akhirnya massa gerilyawan berangsur –angsur membubarkan diri.

Kapolres AKBP Gatot Yulianto SIK.MHP  Mengatakan, tindakan massa merupakan aksi yang wajar dalam setiap aksi demonstrasi.Bahkan dirinya sejak dari awal telah mengingatkan anggotanya tidak bersikap Represif bila menghadapi aksi demonstran.

‘’Itu massa  adik-adik kita dan merupakan hal yang wajar terjadi saat aksi demonstransi. Tadi pun telah saya ingatkan kepada pasukan dari Brimob jangan melakukan tindakan Represif ,tapi bagaimana agar massa dapat membubarkan diri,’’Katanya Gatot.

Beberapa menit  kemudian, massa kembali berkumpul di alun-alun Kabupaten Brebes, beryel-yel sambil teriah –teriah menutup jalan alun-alun Brebes, berupaya menerobos kejalan ke arah ke gedung DPRD Brebes, Namun, lagi-lagi  dihadang petugas  dari PHH Brimob, pengunjukrasa meleparkan batu ke pasukan PHH Brimob, Akhirnya Pasukan Brimob Membalas menembakan Gas Air Mata Ke Demonstran, alhasil massa berangsek kejalan,Massa  Kemudian terpicu emosi lalu mulai melemparkan batu ,botol air mineral maupun alat seadanya.

Pantuan  di lokasi  Alun-alun Brebes , Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto ,SIK, MHP Meminta massa agar tidak bertindak anarkis dan menyampaikan tuntutanyan dengan sopan.

Setelah beberpa menit Kemudian Tim Gabungan Dari PHH Brimob ,Polres Brebes, Polres Pemalang,Polres Tegal,Polres Pekalongan,Polres Batang ,yang ikut turun membubarkan Demonstran yang brutal di Alun-alun Kabupaten Brebes,

Aksi Demonstran ini, tidak ada Korban dari demonstran maupun dari kepolisian yang bertugas di lokasi demonstransi. “Pungkasnya .

Penuls .Jurnalissiberindonesia.com Reporter Kabiro Jateng ( Ags )

News Feed