oleh

Jasa Threesome Seks, Pelaku Dibui

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Praktik jasa threesome seks pelaku Mujianto alias, Muji (29), warga Kabupaten Jombang berhasil dibekuk Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. Tersangka Muji menjual istrinya kepada orang lain melalui transaksi via chatting dan berhubungan seks di dalam kamar hotel tersebut sudah dilakukannya sebanyak 5 kali dengan mendapat keuntungan sebesar Rp. 2 juta rupiah.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Andrias Ratulangie, didampingi AKBP Sinwan mengatakan pihaknya menangkap tersangka sebelumnya menerima informasi masyarakat adanya dugaan jasa threesome pada kamar hotel berada di daerah Kota Mojokerto. “Kami terima laporan itu pada Kamis (26/3), lalu sekitar pukul 21.30 WIB, kemudian dilakukan penyelidikan diketahui dalam penggerebekan terbukti mereka suami istri ini sedang berhubungan threesome seks bersama orang lain dalam keadaan telanjang,” terang Kombes Pol Pitra Andrias saat ungkap pers release kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).

Ps. Kasubdit IV Renakta Polda Jatim Kompol Lintar Mahardhono menambahkan, tersangka Muji mendapatkan keuntungan jasa threesome seks jutaan rupiah. “Tersangka ini juga sudah melakukan threesome seks beberapa kali dengan berpindah tempat, dan terakhir kami tangkap di daerah Kota Mojokerto,” ungkapnya.

Lintar menyampaikan, tersangka mengaku hubungan seks threesome dengan istri bersama orang lain merupakan suatu penyimpangan dengan cara terlebih dahulu merekam video agar timbul fantasi seksualnya. “Jadi, timbul hasrat seksual dengan melakukan video istrinya saat berhubungan dengan laki-laki lain yang kemudian tersangka juga berhubungan threesome,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, modus dilakukan tersangka yaitu, menawarkan jasa hubungan seks threesome secara 2 laki-laki dan 1 perempuan demi mendapatkan keuntungan pribadi. “Istrinya di jual kepada orang lain, dan tersangka turut mengikuti berhubungan seks juga,” imbuh Lintar Mahardhono.

Barang bukti yang dapat kami sita dalam kamar hotel antara lain, 2 buah handphone, 2 buah CD (celana dalam) wanita warna ungu dan pria warna hitam, 1 buah bra (BH) warna ungu, 1 kartu bill hotel penginapan, serta uang tunai Rp. 2 juta rupiah hasil transaksi threesome seks. “Kami jerat tersangka dengan pasal 296 KUHP, dan atau pasal 506 KUHP sebagaimana barang siapa sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain,” tukas Lintar. (yti/wj)

News Feed