oleh

Satu Korban PDP Asal Balen Bojonegoro Meninggal. Kabag Humas. Hasil Tes Dari Balitbang Kemenkes Surabaya Belum Keluar.

Bojonegoro. Masyarakat Bojonegoro digemparkan berita meninggalnya salah satu PDP di Kecamatan Balen pada pagi ini
Berita meninggalnya pasien tersebut cepat meluas ke media sosial.
Banyak masyarakat yang mengatakan korban meninggal akibat terkena Covid.19.karena dari ciri ciri yang dirasakan korban dari suhu badan panas,batuk dan sesak nafas.

Akibat kejadian tersebut saat ini Kabupaten Bojonegoro menjadi Zona merah menyusul Kabuapaten Jombang dan Gresik.
Sementara itu kepastian meninggalnya korban apakah posotif Covid.19 masih belum positif, dikarenakan hasil tes dari Balitbang Kemenkes Surabaya masih belum turun.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin melalui Wast app.”Sampai saat ini statusnya korban masih PDP, karena hasil swab masih dikirim ke Balitbang Kemenkes di Surabaya”jelasnya

Foto saat korban dimakamkan oleh warga

Seperti diketahui korban ini setiap harinya kerja di Bandara Surabaya dan pulang ke Bojonegoro.
saat sakit korban diperiksa oleh mantri setempat karena demam dan mengalami sesak nafas akhirnya dirujuk ke RSUD Sosrodoro Bojonegoro.
inilah kronologis korban saat pertama sakit,pada. Hari Sabtu 20 Maret korban merasa demam dan
Periksa ke mantri terdekat dan diberi obat dengan arahan dari mantri bila 4 hari masih panas agar cek laborat kemudian.pada Rabu tgl 25 karena masih demam akhirnya korban ke klinik terdekat untuk
Cek laborat hasil Trombosit 146 rb
Dan dari hasil Trombosit korban diopname di klinik dengan diagnosa Gejala DBD
Waktu opname di klinik korban mengeluh batuk dan sedikit sesak. akhirnya pada. Kamis malam tgl 26* maret dokter klinik visit dan akhirnya korban dirujuk ke RSUD karena alat klinik tidak memadai
4.Kamis Malam tgl 26 Maret ybs mulai dirawat di RSUD Bojonegoro di ruang isolasi dg ditambahi pemeriksaan Rontgen Thorax.
Ternyata Tuhan berkata lain , Sabtu 28 Pukul 07.00 Wib pasien gagal napas dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro,korban meninghalkan satu orang istri dan satu anak yang masih berusia 4 tahun.
selama perawatan korban sudah mendapat pendampingan dari team Covid 19 Bojonegoro mulai jumat.(red/tri).

News Feed