oleh

Dengan Dikawal Anggota Polres Pengadilan Negeri Bojonegoro Cek Obyek Sengketa Klenteng

Bojonegoro.Dengan dikawal aparat kepolisian dari polres Bojonegoro yang dipimpin langsung oleh Kabagops Kompol Jaeny Al Jauza, Petugas BPN dan petugas dari Keluarahan Tim Pengadilan Negeri Bojonegoro siang ini melakukan Pelaksanaan cek lokasi Pencocokan (Contetaring) di obyek Eksekusi yayasan TITD Di tiga tempat yaitu depan Klenteng ,gedung Tridarma,dan gedung tempat persemayaman pada Rabu (26/2).

Dengan melakukan pengecekan obyek Eksekusi ini untuk memastikan keberadaan obyek ada,
Kasus ini bergulir sudah cukupp lama pada 2013 silam, dengan adanya – Putusan Mahkamah Agung (MA) tentang sengketa kepengurusan Tempat Ibadah Tri Dharma Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro yang menguatkan putasan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya No 604/Pdt/2014, dan membatalkan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, sampai saat ini belum dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Dalam Putusan Pengadilan Tinggi Surabaya itu disebutkan bahwa Gandhi Koesmianto alias Go Kian An, sah sebagai ketua/pengurus terpilih Badan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) yang berkedudukan di Jalan Jaksa Agung Suprapto No 125 Bojonegoro. Selanjutnya dalam amar putusanya Pengadilan Tinggi juga menyatakan bahwa penguasaan obyek sengketa oleh terbanding merupakan perbuatan melanggar Hukum. Amar putusan juga menyebutkan terbanding 1 dihukum oleh pengadilan untuk menyerahkan aset yang dikuasai dan melaksanakan balik nama tanah kembali menjadi hak pembanding.

Sementara itu Isdariyanto Humas PN Bojonegoro saat dihubungi via wahtsapp membenarkan adanya pengecekan lokasi tersebut
“Jadi benar, bahwa pada hari ini Rabu 26 Februari 2020, tim dari PN Bojonegoro mengadakan penelitian pra eksekusi ( constatering / pencocokan) terhadap objek yg dimohonkan eksekusi dalam perkara terkait aset yayasan TITD Bojonegoro” Jelas pria yang juga penulis ini.(tri).

News Feed