oleh

Bekuk Tersangka Penadah, 1 Pelaku Masih Buron

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Pelaku SPR (46), melakukan aksi nekat persengkokolan jahat atas penadahan dibekuk Tim Resmob Jogo Boyo Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Atas ulahnya pria asal Dusun Krajan, Desa Jenggawah, Kabupaten Jember dijebloskan ke tahanan selama-lamanya dan juga akan dijerat pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

“Pengungkapan kasus penadahan tersebut merupakan kasus para sindikat kejahatan jalanan curanmor, dan pemalsuan surat/dokumen stnk yang sebelumnya ditangkap 7 tersangka.

Menurut Oki Ahadian, pihaknya kembali mengembangkan dan berhasil menangkap tersangka berinisial SPR. “Kami perintahkan anggota untuk upaya melakukan pengembangan terhadap tersangka dengan dugaan kuat masih ada para pelaku lain,” kata Ps. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, Kompol Oki Ahadian Purwono, bersama didampingi Kanit V Perjudian Kompol Muhammad Aldy Sulaeman, saat menggelar Konferensi Pers di halaman Ditreskrimum Mapolda Jawa Timur, Kamis (6/2/2020).

Dijelaskan, kronologi modus dilakukan tersangka SPR yakni, menerima titipan mobil xenia bulan Januari 2020 dari seorang pelaku lain seharga Rp. 21 juta. Kemudian, saat awal penyerahan mobil hanya dilengkapi bukti foto copy asli stnk dengan nopol N 1459 AG yang diduplikat tersangka merubah plat nomor B 2173 RB. Selanjutnya kata Pitra oleh tersangka di jual kembali dengan mengambil keuntungan seharga di atas puluhan juta rupiah “Kami upaya lakukan pengejaran kepada jaringan penadah dengan menetapkan DPO atau buron terhadap pelaku berinisial RS ini,” tegas Oki Ahadian.

Disampaikannya kembali, masing-masing mobil telah disita petugas dari hasil aksi tersangka yaitu, 5 unit mobil berbagai merek antara lain, 1 unit mobil xenia warna putih nopol palsu B 2173 RB, berikut 1 lembar stnkb asli bernopol N 1459 AG, dan Mitsubishi Pajero warna hitam bernopol AE 1322 PN, serta Toyota Innova warna hitam nopol L 1550 PP, Honda Stream warna abu-abu bernopol N 1565 GK, hingga Daihatsu Ayla warna putih bernopol W 1161 RU untuk dijadikan sebagai barang bukti,” imbuh Oki Ahadian. (yti/wj)

News Feed