oleh

Anev Kamtibmas Akhir Tahun, Ini Yang Diungkapkan Polres Bangkalan

jurnalissiberindonesia.com, Bangkalan – Polres Bangkalan gencar memberikan tindakan tegas bagi para pelaku di wilayah pulau Madura. Hasilnya, saat diadakan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas akhir tahun 2019 mengalami penurunan mencapai 11 persen dengan mengungkap sebanyak 388 kasus. Hal tersebut, disampaikan oleh AKBP Rama Samtama Putra, S.I.K., M.H., M.Si., dengan didampingi seluruh pejabat utama (PJU) Kasatreskrim, Kasatresnarkoba, Kasatlantas, dan Kasubbag Humas Polres Bangkalan, Madura, Senin (30/12/2019).

Diketahui, pantauan media ini dilokasi terdapat sebanyak 7 orang tersangka, 1 orang diantaranya tersangka wanita dalam perkara kasus 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang diungkapkan anggota Satreskrim dengan diberikan tindakan tegas terdapat bekas tembakan pada betis kaki tersangka dengan berjalan tertatih-tatih diapit petugas, serta 34 tersangka, 2 orang diantaranya tersangka wanita telah diungkap anggota Satresnarkoba Polres Bangkalan dengan total keseluruhannya sebanyak 44 tersangka.

Menurut AKBP Rama, pengungkapan ini pihaknya sampaikan terima kasih kepada Kapolres sebelumnya atas yang sudah dilakukan selama tahun 2019 dengan mencapai banyak prestasi diraih. “Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres sebelumnya (AKBP Bobby Pa’ludin Tambunan) dapat meraih predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) di Mapolres Bangkalan, dan penyelesaian perkara tersebut mengalami penurunan sekitar 5 persen dengan persentase kenaikan sekitar 67,7 persen,” ujarnya.

Dia menghimbau bahwa, pengungkapan kasus narkotika akan gencar di tahun 2020, mendatang agar lebih ditingkatkan dan sekaligus menciptakan wilayah Bangkalan Bersih dan Bebas dari Narkoba. “Kita kurung waktu tahun 2019 mengungkap narkoba mengalami kenaikan sebanyak 208 perkara, dengan total 294 tersangka. Artinya, mengalami kenaikan 14 persen. Disamping itu, lanjut AKBP Rama adapun BB (barang bukti) yang kita sita sebanyak 2,275 gram sabu dengan mengalami peningkatan mencapai 120 persen,” ungkap Mantan Kasubdit III Tipidkor Polda Jatim ini.

Dikatakan pihaknya juga menyita ratusan botol miras hasil operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) berbagai merk. “Kita amankan sebanyak 800 botol miras yang kita musnahkan, hingga 16 unit kendaraan bermotor R2 (roda dua), dan sebanyak 3 unit R4 (roda empat) semuanya hasil sitaan pelaku kejahatan antaranya, Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor), Curat (Pencurian disertai Pemberatan) dan Curas (Pencurian disertai Kekerasan), serta Pembunuhan,” imbuh AKBP Rama kepada jurnalissiberindonesia.com.

Ditambahkan, total kasus tahap perkara P19 atau pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi, dan perkara P21 atau pemberitahuan hasil penyidikan sudah tertangani. “Perkara kita selesaikan mencapai 67 persen. Sehingga, mekanisme sudah tahap P21 dalam tahap 2. Bahkan, mekanisme tahap SP3 atau penghentian penyidikan perkara,” pungkas AKBP Rama Samtama Putra. (yti/wj/mnf).

News Feed