oleh

Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Gelapkan Kendaraan Dan Tipu Korban

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Pelaku Oditya Pradana Putra ditangkap Unit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya setelah gadaikan dan gelapkan sebanyak 2 unit motor serta 21 unit mobil. Pihak Kepolisian berhasil menangkap tersangka berada di rumahnya Jalan Simo Sidomulyo V No.15 Surabaya, Rabu (20/11) antara sekitar pukul 20:00 – 21:00 WIB.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, bersama Kapolsek Sawahan AKP Argya Satriya Bhawana, dengan didampingi Kanit Reskrim Iptu Ristanto dan Kasubbag Humas AKP Akhyar mengatakan, modus dilakukan pria umur 23 tahun tersebut adalah, dengan meminjamkan dan membuka biro penyewaan rental kepada pemilik mobil. Kemudian, saat kendaraan yang disewa sudah bawanya lalu oleh Odit (tersangka-red) digadaikan dengan secara sepihak. Jadi, oleh tersangka masing-masing kendaraan dijual ke orang lain yang saat ini masih dalam proses pengembangan penyidik Polsek Sawahan,” ungkap Kombes Pol Sandi Nugroho, Selasa (3/12/2019).

Dijelaskan, dalam aksi tipu gelap dilakukan tersangka sudah beraksi selama 4 bulan terakhir serta menurut pengakuan tersangka Odit selama kurung waktu itu berhasil menjualnya sebanyak 2 unit motor dan 21 mobil.

“Peristiwa ini belum lama baru 4 bulan, bahkan pengalaman yang dilakukan sudah melancarkan dengan menipu para korban. sejumlah kendaraan saat ini sudah diamankan berada di Mapolsek Sawahan yang juga sudah ditarik kembali dari para penadah,” tutur Kombes Sandi.

Mantan Kapolrestabes Medan menuturkan, motif tersangka dikarenakan telah terlilit hutang, dengan itu tersangka gelap mata nekat dengan menggadaikan puluhan barang bukti kendaraan ini.

“Tersangka belakang ini karena mempunyai utang dengan vendor dari hubungan kerja yang pada saat kerja ternyata mengalami kegagalan dan sehingga, harus menutupi dengan cara menipu dan menggelapkan motor dan mobil untuk melunasi hutang-hutangnya,” jelas Kombes Pol Sandi.

Kapolrestabes Surabaya menambahkan, kendaraan yang telah digadaikan tersangka menjual per satu unit mobil antara Rp. 20 juta sampai dengan Rp. 30 jutaan.
Kemudian, sedangkan penjualan motor yang juga sama digadaikannya laku seharga Rp.3,5 juta sampai Rp.4 jutaan.

“Harganya sangat relatif tergantung dari hasil negosiasi dengan pihak penadah. Sementara, kata Kombes Pol Sandi, pihak penyidik Polsek Sawahan tetap mengembangkan kasus tipu gelap yang pasti ada beberapa pelaku masih buron (DPO). Sedangkan untuk tersangka akan dikenakan pasal 372 KUHPidana,” pungkasnya. (yti/ wj/mnf)

News Feed