oleh

Pilkada 2020 Telah Terlaksana, KPU Kota Dapat Hibah Pemkot Surabaya 101,2 Miliar

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) baru yang sempat terlambat dan akan berdampak pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Surabaya 2020, akhirnya ditandatangani Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Perencanaan Data dan Informasi Nafilah Astri, S.Sos., M.IP. menyampaikan bahwa terkait NPHD baru yang sebelumnya terkendala, kini sudah clear yang ditandatangani pada 22 November 2019, lalu antara Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai pemberi hibah dan KPU Kota Surabaya sebagai penerima hibah. “Langkah selanjutnya yaitu, kita lakukan mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui, Kanwil DJBN (Direktorat Jendral Perbendaharaan Negara) dan dilakukan pembukaan rekening baru,” katanya saat ditemui di kantor KPU Kota Surabaya, Senin (2/12/2019).

Nafilah menyebutkan, pihaknya tinggal melanjutkan proses pelengkapan berkas untuk pelaksanaan Pilkada 2020. “Mungkin minggu depan dengan penyerahan berkas baru dalam tahap pencarian pada BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Bendahara Kota Surabaya,” terangnya.

Ketentuan itu sambung Nafilah Astri, mengaku sudah mengikuti beberapa prosedur mekanisme sudah dijalankan pada NPHD lama. “Kita mengulang kembali teknis dengan menerima kesepakatan NPHD baru melalui semua tahapan berjalan lancar, sehingga dalam waktu dekat proses dana hibah honor ad hoc yang sebelumnya diajukan ke KPU RI, kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dengan jumlah baru Rp.101,2 miliar itu sudah bisa dapat dicairkan,” pungkasnya. (yti/wj/mnf)

News Feed