oleh

Gondol HP dan Gelapkan Motor, Pemuda Ini Dibui

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Sedekat apapun terhadap teman agar tetap waspada jika tidak seperti yang dialami oleh korban berinisial AM, warga Jalan Dukuh Menanggal Gang 6 Surabaya. Barang berharga miliknya berupa ponsel (HP) dan sepeda motor digondol pelaku yang sebagai teman sendiri lama dikenalinya.

“Pelaku Sandi Dwi Prasmana (21), warga Jalan Karang Gayam III Surabaya akhirnya dapat dibekuk oleh Unit Reskrim Polsek Gayungan Surabaya.

Barang milik korban AM sebagai sahabatnya sendiri gara-gara ulahnya, Sandi alias, Toska harus rela mendekam dibalik jeruji penjara untuk menanggung akibatnya.

Informasi tersebut, awal mulanya tersangka asal Kabupaten Lumajang didapati mencuri ponsel dan motor korban yang tak lain temannya sendiri sudah tinggal di rumah korban dalam kurung waktu satu bulan selain itu tersangka dan korban juga telah bersama menjalani aktifitas berdua.

Dalam aksi pencurian awalnya pada, (23/10) tersangka dan korban rencana melihat pertandingan sepak bola di Daerah Lamongan dengan mengendarai motor.

“Saat hendak berangkat melihat pertandingan sepak bola itu, tersangka mengambil 2 HP beserta charger yang berada di dalam kamar korban dengan keadaan diletakkan berada di atas meja,” terang Kapolsek Gayungan Surabaya Kompol Sumaryadi melalui, Kanit Reskrim Ipda Hedjen Oktianto, Rabu (30/10).

Tak lama kemudian, lanjutnya saat tersangka hendak keluar rumah, dipergoki oleh saksi adik korban dan sempat ditegurnya, kemudian oleh tersangka dibuatnya seolah-olah aksinya tersebut supaya tidak diketahui, dengan entengnya akhirnya menjawab hendak ke warung kopi (warkop).

Kemudian, saat itu tersangka mengendarai sepeda motor, dikarenakan adik korban menganggapnya sebagai keluarga sendiri dengan tidak adanya timbul rasa curiga.

Setelah lama, sudah ditunggu hingga pagi hari tersangka tak kunjung datang kembali ke rumah korban dan saat itu diketahui 2 HP yang ada di dalam kamar juga tidak ada.

“Ketika korban mencoba menghubungi HP tersangka pun sudah non aktif,” ujar Ipda Hedjen Oktianto kepada jurnalissiberindonesia.com.

Dalam pelaporan korban sambung Hedjen, jika tersangka sering kali di Daerah Dukuh Kupang, Surabaya hingga korban mencarinya, saat pada Kamis (24/10), malam tersangka didapati berada di daerah itu.

Setelah bertemu korban menanyakan terhadap tersangka dan mengakui jika unit motor dan stnk miliknya dijual seharga Rp. 2 juta dan 1 unit HP dijual Rp. 1 satu juta melalui jual beli online.

Sedangkan, 1 unit HP masih dibawa tersangka telah pakainya sendiri. Sehingga akhirnya korban melaporkan kejadiannya ini ke Mapolsek Polsek Gayungan dan berakhir kita tangkap tersangka tersebut,” urainya.

Saat pemeriksaan dihadapan penyidik, Hedjen menyebut tersangka mengakui uang hasil penjualan ponsel dipergunakannya untuk memboking wanita penghibur melalui online seharga Rp. 1 juta dengan menyewa penginapan apartemen di kawasan Surabaya Barat.

“Atas aksinya tersangka Sandi alias, Toska akan kita jerat dengan pasal 363 tentang pencurian disertai pemberatan dan, pasal 378 Junto 372 KUHPidana tentang penipuan penggelapan,” tandasnya.

Reporter: yti/mnf
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed