oleh

Penyidik Unit V Jatanras Polda Jatim Tetapkan JL Muncikari Sebagai Tersangka, PA Dipulangkan

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Pengungkapan kasus prostitusi online, pihak penyidik Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, telah menetapkan pelaku JL sebagai tersangka dengan peran sebagai menawarkan (Muncikari). Sedangkan, korban PA (23), asal Balikpapan menyampaikan pengakuan bahwa, dirinya bukan sebagai seorang publik figur. Hingga selanjutnya, pihak penyidik akan mempulangkan ke Jakarta setelah proses penyidikan Selain itu, hasil perkembangan bahwa, tersangka JL positif menggunakan Tetra Hydro Cannabino (THC), atau ekstrak dari tanaman ganja.

“Kami tetapkan JL (51), sebagai tersangka perkara kasus prostitusi online tapi, kalau kasus narkoba, nanti akan dilakukan proses pemeriksaan penyidikan lebih lanjut,” kata Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan bersama Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard M Sinambela, didampingi Kanit V, AKP Muhammad Aldy Sulaiman saat diwawancarai awak media, Minggu (27/10), dini hari.

Diungkapkan, pihaknya menetapkan tersangka JL perannya menawarkan (muncikari). “Sementara tersangka JL masih menjalani proses penyidikan, dan akan kita jerat Pasal 296, Jo Pasal 506 KUHPidana, dengan menerima keuntungan dari pada prostitusi tersebut,” ujar Kombes Pol Gidion Arif.

Dalam pemeriksaan penyidikan kata Kombes Pol Gidion Arif, dugaan aday transaksi elektronik prostitusi online dengan sejumlah uang tunai jutaan rupiah. “Kita sita barang bukti (BB) uang tunai Rp. 13 juta.

Selain itu, Kombes Pol Gidion Arif enggan memberikan keterangan sepenuhnya terkait tersangka inisial JL yang diamankan. Adapun, pihaknya juga mengamankan tersangka lain. “Semuanya masih ada disini (Polda Jatim) dalam proses penyidikan, bahkan semua yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) kita lakukan pemeriksaan, mana tersangka, mana saksi, hingga untuk kepentingan penyidikan,” terangnya.

Disampaikan, berdasarkan identitas diri pihaknya butuh melakukan proses penyidikan. “Kita tidak mengerti siapa yang melakukan penangkapan. Karena, informasi awal sehari sebelumnya, melakukan penangkapan serupa.

“Itu juga terkait mengeksploitasi anak di bawah umur hingga sekarang sudah di lakukan penahanan berinisial W, asal Surabaya. Setelah mendapati informasi tersebut maka, untuk di tindaklanjuti, dan kita pun tidak akan tahu siapa yang ada didalamnya,” sambung Kombes Pol Gidion Arif.

Kombes Pol Gidion Arif menyebut, untuk pelaku lain pihaknya masih melakukan pengejaran di Jakarta, “Tim masih bergerak. Kemudian, untuk pengembangannya nanti lihat besok. Dari tempat di Jakarta saat penggeledahan, di temukan 1 buah HP (handphone) milik para pelaku,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kanit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur, AKP Muhammad Aldy Sulaiman bersama anggotanya mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan seorang publik figur. Hasil penggerebekan itu, petugas menangkap 3 orang diduga terlibat prostitusi online, pada sebuah kamar hotel di daerah Kota Batu, Jum’at (25/10), sekitar pukul 19.00 WIB dan saat diamankan petugas mendapati 2 orang pasangan sedang melakukan hubungan badan.

Reporter: yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed