oleh

Pelaku Kosmetik Ilegal Diringkus, Omzet Perbulan Milyaran Rupiah

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Subdit I/Indagsi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan kosmetik ilegal yang mengandung zat bahan berbahaya mercury dan hydroquinone. Pada kemasan produksi kosmetik tanpa dilengkapi izin edar tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa kosmetik kecantikan KLT, diantaranya krim pemutih, serum kecantikan, dan sabun wajah.

Sedangkan, kini tersangka berinisial MM selaku pemilik perusahaan PT Glad Skincare berada di Jalan Babatan, Menganti, Surabaya sudah mendekam dibalik jeruji besi penjara akan di jerat pasal 196 Undang-Undang Nomor. 36 tahun 2009, tentang kesehatan menentukan setiap orang yang sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan tidak memenuhi standart persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu dipidana hukuman penjara paling lama 10 tahun, dengan denda paling banyak Rp. 1 Miliar.

Kasubdit I/Indagsi Ditkrimsus Polda Jatim, Kompol Suryono bersama Humas Polda Jatim Kompol Sutrisno menyampaikan bahwa, pihaknya menerima laporan informasi tentang adanya dugaan penjualan kosmetik bahan berbahaya secara ilegal. Selanjutnya, informasi ini kita terima untuk penyelidikan melalui tahapan dengan uji laboratorium dan akhirnya barang bukti kosmetik berhasil diamankan,” terang Kompol Suryono saat menggelar Konferensi Pers di Mapolda Jatim, Kamis (24/10/2019).

Hasil uji laboratorium, sambung Suryono pihaknya mengetahui kosmetik tersebut dinyatakan berbahaya. “Kami tarik semuanya barang kosmetik ilegal oleh tersangka sebelumnya sudah laku terjual dipasaran sedangkan untuk tersangka sudah kami tahan sementara masih menjalani proses pemeriksaan penyidik,” katanya.

Dia menuturkan, pada penjualan produk kosmetik ilegal berbahaya, tersangka MM meraup omzet bisnis yang dijalaninya di tahun 2017, silam. “Total perbulan omzetnya cukup banyak sebesar Rp. 1,6 Miliar,” tandas Suryono.

Reporter: yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed