oleh

Gagal Pesta, 3 Budak Sabu Diamankan

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Gagal menikmati serbuk kristal sabu, 3 pelaku diamankan Tim Opsnal Reskrim Polsek Gayungan Surabaya. Mereka dijebloskan ke penjara guna menanggung akibatnya sepakat menggelar pesta sabu pada salah satu rumah seorang pelaku di Jalan Pacar Keling IX Surabaya.

“Kami tangkap 3 tersangka budak sabu masing-masing diantaranya, Rohimardiansyah (21), warga Pacar Keling IX, dan dua orang temannya Reval Maulana Rohman (17), asal Setro Tengah gang III, Yusa Arthu Rossy (18), asal Bulak Cumpat Srono IV, Surabaya awal mulanya mendapatkan laporan informasi akan adanya pesta sabu, pihaknya telah menangkap 3 orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu masing-masing adalah, Rohimardiansyah (21), warga Pacar Keling IX, bersama dua orang temannya Reval Maulana Rohman (17), warga Setro Tengah gang III, dan Yusa Arthu Rossy (18), warga Bulak Cumpat Srono IV, Surabaya. “Sebelumnya kita mendapati laporan informasi adanya seseorang akan pesta sabu, (22/10) sekitar pukul 04.30 WIB. Kemudian, informasi tersebut ditindaklanjuti penyelidikan tepatnya berada di tempat kejadian perkara (TKP) depan gang Pacar Keling IX Surabaya. “Begitu kami amankan, mereka tersangka Rohim tidak dapat mengelak saat ditemukan 1 poket plastik klip kecil sabu seberat 0,39 gram yang di simpan dalam cover HP (handphone) bersama temannya Reval yang dibeli secara patungan,” kata Kapolsek Gayungan Surabaya Kompol Sumaryadi, melalui Kanit Reskrim Ipda Hedjen Oktianto saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp, Sabtu (25/10/2019).

Hedjen menjelaskan, hasil perkembangan diinterogasi yang didapat, adanya seorang pelaku turut serta berpatungan membeli sabu seharga Rp. 100 ribu. Tak ingin buruannya kabur katanya, seketika melakukan penangkapan setelah mengetahui keterangan tersangka Rohim dan Reval, “kami tangkap 1 orang pelaku Yusa sedang berada di dalam rumah menunggu pesta sabu,” terangnya.

Diungkapkan, saat pemeriksaan dihadapan penyidik para tersangka mengakui akan hendak pesta sabu bersama-sama. Selain itu, peran mereka membeli sabu secara patungan 2 orang tersangka Rohim dan Reval berperan transaksi membeli sabu seharga Rp. 200 ribu kepada bandar yang sudah mereka dikenali. Serbuk sabu ini dibelinya dari seorang bandar berinisial NR dengan cara bertemu langsung berada di daerah Tenggumung Surabaya, atau tepatnya berada depan toko ponsel handphone. “Kami masih lakukan pengembangan atas kasus narkoba jenis sabu ini,” ujarnya.

Tersangka, kata Hedjen Oktianto, hasil pemeriksaan dinyatakan benar-benar telah mengkonsumsi sabu untuk mencoba-coba. “Pengakuan tersangka memakai sabu selama 4 bulan terakhir, hingga bertahap tiap satu bulan selama 2 hingga 3 kali mengkonsumsi narkoba sabu,” imbuhnya.

Reporter: yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed