oleh

Kamar Kost Mahasiswa Lidah Wetan Kemalingan, 2 HP dan Dompet Raib

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Bagi penghuni kamar kost harap waspada terhadap barang berharga. Lebih-lebih di saat tertidur pulas, diharap pintu kamar kost agar dalam keadaan tertutup dan terkunci demi upaya menjaga keamanan agar tidak hilang barang berharga di gondol maling.

Dengan demikian peristiwa tersebut menimpa dua orang mahasiswa asal Kabupaten Nganjuk yang studi kuliah di kampus kawasan Surabaya mengalami korban pencurian bertempat dalam kamar kos, Jalan Lidah Wetan Gg II No. 66, Surabaya.

Dikatakan, peristiwa itu terjadi hari Senin (7/10/2019), sekitar pukul 03.00 Wib, dini hari. Korban menjelaskan saat itu dirinya sedang beristirahat dalam kamar kos bersama rekannya Jefri Dadang yang sudah tertidur pulas terlebih dahulu. “Saya letakkan handphone sambil charge bersebelahan dengan handphone rekan saya, dan begitu juga dompet saya letakkan pada meja komputer,” ujar Pief Gustida Aji Rajasa menceritakan awal kejadian, Selasa (8/10/2019).

Kemudian, Ia menyampaikan begitu tertidur pulas keadaan pintu kamar kos tertutup rapat tidak terkunci, tiba-tiba sekitar pukul 06.00 WIB, korban terbangun sontak melihat handphone miliknya berada di sebelah raib. “Sontak seketika saya terbangun begitu melihat handphone dan dompet milik saya, bersama handphone milik rekan saya hilang pada tempat semula, dengan panik seketika saya cek sekitaran kamar kos, namun tidak ada bekas congkelan sama sekali ,” terang Pief bersama rekannya sekamar kos itu.

Dijelaskan Pief selaku korban, setelah handphone, dan dompet milik korban bersama rekan hilang dicuri, mereka menduga adanya pencuri yang memasuki kamar kosnya. “Saya dan rekan dugaan kuat ada seseorang yang mencuri handphone dan dompet ini,” ujarnya.

Dia menyebut, selain itu ada juga tetangga samping kanan dan kiri kamar kosnya yang telah kehilangan. “Tetangga kos ada yang kehilangan juga memang cukup rawan disini, kalau tidak salah laptop, dan saya menduga pencurinya sama,” tutur korban.

Korban bersama rekannya lantas melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Lakarsantri Surabaya dengan nomor laporan LP/339/B/X/YAN.2.5./2019/Jatim/Restabes/Sek Lakarsantri. Ditaksir kerugian korban atas hilangnya dua handphone mencapai Rp. 3,8 Juta dan dompet warna hitam berisikan uang tunai Rp. 600 ribu, serta surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNKB) sepeda motor yamaha vixion warna putih dengan nopol AG-5124-XT atas nama korban, kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (Sim) A dan Sim C, kartu tanda mahasiswa (KTM), kartu anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BRI, hingga kartu badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS)

Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Surabaya, Iptu Suwono, S.H., ketika dimintai keterangan terkait adanya peristiwa kejadian pada kamar kos mahasiswa yang kemalingan, pihaknya enggan memberikan keterangan dan menganggap kasus tersebut itu, kasus kecil.

Reporter: fz
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed