oleh

Polda Jatim Gelar Doa dan Istighosah Bersama Untuk Indonesia Damai

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Sekitar 8000 ribu masyarakat memadati halaman Mapolda Jatim Polda Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan Istighosah Akbar dan Doa Bersama dari Jawa Timur Untuk Indonesia Damai, Minggu (6/10), pagi tadi.

Kegiatan tersebut diikuti, Kapolda dan Wakapolda Jawa Timur, bersama pejabat Forkopimda Jawa Timur dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho hingga para alim Ulama Ketua PWNU Jatim, dan Ketua MUI Jatim.

Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim mengatakan, ucapan terima kasih seluruh pejabat utama Polda Jatim dan Polres jajaran masih dapat berkumpul menggelar doa bersama yang saat ini telah diselenggarakan. “Semoga Jawa Timur, kita berkontribusi untuk tercipta Indonesia damai,” ujarnya Minggu (6/10).

Menurut Jendral Bintang Dua dipundaknya, kepada masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan doa dan istighosah bersama sekaligus berpartisipasi menjaga keamanan di Jawa Timur. “Kami sampaikan juga kepada para anggota, prajurit TNI bersama Polri bahu-membahu mewujudkan keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” terang Irjen Pol Luki.

Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menambahkan, pihaknya telah mengapresiasi kegiatan ini bagus sekali dan selain itu melaksanakan ibadah sholat Istisqo’ atau sholat untuk meminta hujan adalah, proses dilakukan pada agama Islam ketika dilanda kekeringan dan kemarau panjang maka, proses memohon agar segera diturunkan hujan yang diberikan keberkahan,” kata Khofifah.

Dilanjutkan, pelaksanaan sholat Istisqo’ tersebut seyogyakan berada di tanah lapang. “Jadi, rasanya menjadi kebersamaan kita, masyarakat dan para siswa, mahasiswa, alim ulama dan Jajaran Polri dan TNI bersama-sama untuk munajat kepada Tuhan Yang Maha Esa memohon diturunkan hujan agar menjadi keberkahan bagi Jawa Timur yang mengalami kemarau kekeringan,” ungkap Khofifah Indar Parawansa.

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI, Wisnoe Prasetya Boedi menjelaskan pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar semua masyarakat Jawa Timur untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan kondisi aman dan tentram, kondusif tatanan kehidupan seluruhnya dapat berjalan dengan lancar. “Kami mengajak elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusifitas di wilayah Jawa Timur,” pesan Mayjend TNI Wisnoe.

Terlebih, lanjutnya dalam waktu dekat di bulan ini bangsa Indonesia akan melaksanakan hajatan besar yaitu, Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum tahun 2019. “Maka, kita sekali lagi mari terus untuk berusaha dan berdoa kiranya hajatan nasional dapat berjalan aman, tentram untuk pembangunan bangsa dapat berjalan terus berkelanjutan,” tukasnya.

Reporter: yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed