oleh

Pembebasan Denda Pajak Naik 100 Persen, Ini Pesan Adpel Samsat Surabaya Timur

-Berita, Sosial-157 views

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Para masyarakat mulai tampak memadati pada pengurusan Pembebasan biaya denda pajak kendaraan bermotor di masing-masing Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) se-Surabaya.

Terhitung pada awal 23 September hingga dengan batas akhir 14 Desember 2019, mendatang merupakan program tahunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bagi seluruh Samsat Jatim. Hingga pada Samsat Surabaya Timur dan Samsat Surabaya Selatan masyarakat tampak rela mengantre untuk mengurus pembebasan biaya denda pajak bermotor atau pemutihan, dan mengalami kenaikan pada bea balik nama (BBN) tahun 2019 mencapai 100 persen.

Adpel (Administratur Pelayanan) Samsat Induk Surabaya Timur Bambang Sutikno menuturkan bahwa, pembebasan denda pajak ini tertuang pada Peraturan Gubernur (Pergub) No. 55 tahun 2019 dalam pembebasan bea balik nama (BNN) kendaraan bermotor atas penyerahan kedua dan seterusnya atau BBN II,” ujar Bambang saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (3/10/2019).

Dikatakan, pihaknya menghimbau agar masyarakat dapat segera memanfaatkan peluang dengan bebas sanksi administratif yang telah ditetapkan oleh Pemrov Jawa Timur. “Kami sampaikan agar untuk lebih awal mengurusnya baik pembebasan denda pajak, mutasi kendaraan masuk atau keluar daerah,” kata Bambang Sutikno.

Kemudian, sambungnya kenapa lebih awal, karena untuk pengambilan berkas mutasi tersebut jangka prosesnya antara selama 15 sampai 20 hari, serta otomatis masih pada awal ini diharap agar memanfaatkan peluang pemutihan pajak dengan sebaik-baiknya hingga ini berlaku pada semua Samsat Surabaya Timur, Selatan, Barat dan Utara,” imbuhnya.

Dia menambahkan bagi masyarakat yang akan lakukan pembayaran pemutihan pajak diluar jam kerja pihaknya pun menyediakan. “Jadi, misalkan sore atau malam hari kita sediakan Samsat keliling mobile, dan diakses pembayaran pembebasan denda pajak tanpa harus mengantre di Samsat induk, sehingga dapat meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Haryati/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed