oleh

Polda Jatim Ringkus 3 Tersangka, 4 Pelaku Buron Pembunuhan Berencana

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur bersama Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap kasus pembunuhan berencana, dan penculikan korban yang dinyatakan tewas hasil otopsi

Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan bersama Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard M Sinambela didampingi Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima YP menerangkan bahwa, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, dan ditemukan tergeletak tengkurap di tempat kejadian (TKP), pada (16/9) di Desa Ambal Ambil, Kejayan, Kabupaten Pasuruan yang tidak ketahui identitas. Selanjutnya hasil analisa penyelidikan petugas, korban terakhir telah komunikasi pergi bersama para pelaku sehingga dapat diringkus. “Mereka pelaku masing-masing yakni, Jumadi, (36), Hariyanto (39), yang keduanya asal Dusun Rawi Barat, Desa Ambal Ambil, Kejayan, dan Sugiyanto (43), asal Dusun Sapulante, Paserpan, berasal dari Kabupaten Pasuruan,” ujar Kombes Pol Gidion Arif saat menggelar Konferensi Pers, Minggu (29/9/2019).

Dikatakan, adapun peran daro tersangka Jumadi merupakan otak pelaku dalam penyanderaan, penculikan dan pembunuhan berencana. Saat melancarkan aksi tersebut mereka dibantu oleh 4 orang pelaku lain yang kini masih DPO atau buron. “Mereka semua 4 orang pelaku ini kita tetapkan DPO dan kami tegaskan agar menyerahkan diri, karena kalian tidak akan dapat bisa lari dalam permasalahan ini,” tegas Kombes Pol Gidion Arif.

Selain itu, Ia menghimbau merintahkan anggota untuk memburu para 4 orang pelaku DPO tersebut. “Kami tegaskan mereka bisa dapat lari kemana pun, tetapi tidak akan bisa bersembunyi dan akan tetap dilakukan penangkapan sampai benar terungkap,” tuturnya.

Dijelaskan, bahwa peran tersangka dari Sugiyanto yakni dengan cara, mengikat korban menggunakan tali tampar dan tersangka Hariyanto berperan mengendarai mobil toyota kijang warna biru dengan nopol N-1510-EU untuk mengevakuasi korban. “Motifnya adalah, tersangka ini berawal pertikaian dari salah satu pelaku masih buron berinisial S sepeda motor digadaikan oleh korban,” terangnya.

Dilanjutkan, begitu sepeda motor digadaikan korban, pelaku menyuruhnya untuk mencarinya, namun oleh korban tidak dapat ditemukan. “Mereka para komplotan ini pada akhirnya naik pitam marah dan dari situ timbul niat untuk melakukan penculikan serta diikat menggunakan tali tampar hingga korban dipukul menggunakan alat kunci serep ban mobil,” jelasnya.

Setelah dibunuh dan tewas, lanjut Kombes Pol Gidion korban dibuang mulai arah Pandaan sampai ke Kejayan Kabupaten Pasuruan. “Lokasi berada ditempat umum, serta ini merupakan hubungan antar korban dengan tersangka merupakan pertemanan,” tandasnya.

Reporter yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed