oleh

DPRD Surabaya Mendesak Dispora Pemkot, Ada Apa?

-Berita, Politik-318 views

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang berukuran luas dan tampak megah terletak di kawasan Benowo, Surabaya Barat diketahui masih belum adanya fasilitas memadai, berupa toilet, bahkan tempat ibadah.

Hal tersebut dipicu menjadi penyebab saat pertandingan laga sepak bola pengunjung suporter akan hendak ke toilet, ataupun bagi yang hendak melaksanakan ibadah ketika pertandingan malam hari merasa kebingungan.

Adapun itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar secepatnya dilakukan pembenahan atau revitalisasi pada Stadion GBT.

“Setelah meninjau stadion Gelora Bung Tomo (GBT), berharap agar Dispora Kota Surabaya melakukan pembenahan fasilitas yang belum ada, atau belum layak contoh salah satunya adalah, fasilitas toilet.

“Jadi, toilet di tribun Kelas Ekonomi harus di segerakan ada, karena bagaimanapun juga suporter saat membeli tiket, disamping menyaksikan hiburan sepak bola, akan adanya fasilitas yang layak, sehingga kondisi stadion menjadi nyaman,” kata Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, S.H., saat ditemui diruangan Fraksi, kemarin (25/9).

Menurut Arif Fathoni, Tribun VVIP superfans GBT memang diketahui adanya musholla, namun tapi tempat dari pada untuk bersuci belum ada, karena kalau pertandingan laga saat malam hari, tentunya pengunjung melaksanakan ibadah terlebih dahulu. Sedangkan lanjutnya, kalau cuma hanya sekedar mencari tempat ibadah di luar stadion tidak mungkin, bahkan nanti tempat duduk tersebut akan ditempati oleh orang lain.

“Kami harap pihak Dispora Pemkot Surabaya segera mengalokasikan anggaran untuk renovasi dan, prinsip kita akan mendukung anggaran tersebut dalam APBD tahun 2020,” terangnya.

Arif mengatakan, secara seluruhnya tribun GBT tidak ada toilet namun, pada tribun VVIP superfans tersebut ada toiletnya, tapi airnya tidak keluar. “Nah itu kan sama saja, makanya karena juga melihat Surabaya salah satu ikut menjadi tuan rumah yang mengajukan proses Piala Dunia U-20 tahun 2020, kami berharap Pemkot Surabaya segera melakukan renovasi, sehingga stadion GBT yang gedungnya bertingkat harus diimbangi fasilitas, seperti toilet dan lampu stadion, tempat musholla,” sebutnya.

Disampaikan Arif, kalau perihal mengenai sering kali hilangnya bohlam lampu di stadion GBT, perlu adanya bahan evaluasi. Segi perawatan berkalanya juga pastinya ada. “Kami sampaikan dengan adanya perawatan berkala pasti mengetahui ada dan tidaknya pada bohlam lampu di Stadion GBT. Kalau sampai hilang atau rusak kok bisa, dan disitu bisa dilaporkan ke pihak yang berwajib Kepolisian, karena itu merupakan aset Pemerintah harus di jaga sepenuhnya,” tegasnya.

Ketua Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Kota Surabaya Herlina Harsono Nyoto, S.Psi., M.Psi., menambahkan stadion GBT tersebut diproyeksikan untuk kegiatan skala besar yang akhirnya banyak sekali kehadiran penonton selama dipergunakan pertandingan bola. “Kami harapkan agar Pemkot Surabaya bisa memperbaiki secara utuh untuk biaya revitalisasi dan setiap tahun di anggarkan, serta itupun jumlahnya tidak sedikit,” kata Herlina kepada media ini.

Herlina menyampaikan, secara ideal fasilitas publik seperti toilet dan tempat ibadah harus benar dijadikan perhatian karena, ketika publik tidak nyaman memakai fasilitas itu, maka dampaknya pemasukan Pemkot Surabaya berkurang. Kita harapkan untuk segera dilakukan revitalisasi terhadap stadion GBT,” paparnya.

Secara, lanjut Herlina pihaknya akan secara langsung meninjau ke GBT. “Mana saja yang kiranya perlu diberikan masukan untuk perbaikan dan segera akan ada peanggaran revitalisasi tersebut,” tandasnya.

Reporter: yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed