oleh

Gasak Mobil Rental, 6 Pelaku Dibekuk Jatanras Polda Jatim

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Komplotan berjumlah 6 orang pelaku di bekuk Subdit III Jatanras Polda Jatim lantaran menyewa mobil rental. Dalam aksinya mereka mengincar terdapat alat GPS yang tertinggal pada mobil rental tersebut.

Kemudian, dengan leluasa tersangka mengetahui keberadaan lokasi mobil yang di sewakan oleh pemilik selanjutnya melancarkan pencurian. “Ini pencurian murni dengan menggunakan alat GPS dan tempat kejadian (TKP) nya berada di wilayah Banyuwangi, sedangkan pelaku tertangkap di wilayah Malang,” ungkap Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, bersama Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard M. Sinambela, Selasa (24/9/2019).

Jendral Bintang Dua berpesan bahwa, hal ini tidak menutup kemungkinan wilayah lain, khususnya para pemilik kalau usai kendaraannya disewa harap segera dicek pada GPS tersebut. “Jadi jangan sampai ada GPS yang disimpan atau tersembunyi dalam mobil, dan ini merupakan target dari pelaku,” tegas Irjen Pol Luki kepada jurnalissiberindonesia.com.

Selanjutnya, Kombes Pol Gidion Arif menambahkan, para komplotan ini menjalankan aksi kejahatan di beberapa daerah masing-masing antara lain, Lumajang, Banyuwangi, dan Pasuruan. Kemudian, modus dilakuka yaitu, tersangka menerima gadai mobil tanpa dilengkapi dokumen surat kendaraan. Dan dibuatkan stnk palsu dengan menggosok alat silet pada nomor polisi (nopol) yang tertera pada stnk asli, setelah itu ditempelkan nopol baru,” sambungnya.

Mantan Dirreskrimsus Polda Riau mengatakan, tersangka juga berpura-pura menyewa mobil, lalu dijualnya kepada pelaku penadah. “Mereka tersangka awalnya berpura-pura bertamu ke rumah korban, begitu korban masuk ke dalam rumah, mobilnya dibawa kabur, sehingga tersangka membuat kunci duplikat setelah mobil dikembalikan, dan kendaraan rental ini dicuri oleh tersangka,” tutur Kombes Pol Gidion Arif.

Dia menyebutkan, masing-masing pelaku berhasil ditangkap berinisial, S (40), asal Desa Lempeni, MH (33), asal Dusun Jatiwangi, Desa Jatirejo, M (40), asal Dusun Sumberrejo, Desa Kaliwungu, dan AM (58), asal Jalan Cut Mutiah, Desa Rogotrun, Kota Lumajang, dan Kabupaten Lumajang, MN (43), Dusun Pesanggrahan, Desa Gempeng, Kecamatan Bangil, Pasuruan, serta Z (32), asal Perum Andika Graha, Banjar Anyar, Tabanan Provinsi Bali, kesemuanya mereka telah ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Jatim,” jelasnya.

Kombes Pol Gidion menambahkan, barang bukti yang telah disita petugas yaitu, 14 unit kendaraan roda empat (R4) berbagai merek, beberapa jumlah sntk palsu berikut bukti pembayaran pajak, serta beberapa alat lengkap tulis dan silet, 1 buah kunci diduplikat, beberapa bendel berkas kredit mobil, beberapa lembar foto copy bpkb. “Kami akan jerat mereka dengan pasal 363 tentang pencurian pemberatan, dan pasal 263 tentang pemalsuan, pasal 372 tentang penggelapan, serta pasal 480 KUHP tentang penadahan,” pungkasnya.

Reporter: yti/07
Design/Editor: Wijianto, SM

News Feed