oleh

Kasus Laporan Dugaan Penyalah Gunaan Anggran Desa Gedongarum Lanjut

Bojonegoro ,Kasus dugaan penyalah gunaan anggaran oleh mantan kedes Gedongarum Kecamatan Kanor yang dilaporkan oleh salah satu warganya masih dalam proses di Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Untuk melihat sampai dimana kasus tersebut Sudarno Warga Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri setempat untuk mempertahankan kelanjutan pengaduannya atas dugaan penyalahgunaan Dana BUMDes. Senin (09/09/19).

Setelah bertemu dengan Kasi Intel Kejasaan, Sudarno warga Gedungarum ini meninggalkan ruangan, dihadapan awak media pria yang juga pernah menjabat pengirus di BIMDES iniengatakan dirinya disuruh bersabar,karena ini masuk kasus Tpikor
“Dari pak Kasi Intel tadi dijelaskan panjang lebar dan saya diminta bersabar, sebab yang diadukan kasus tipikor (Tindak pidana korupsi.red),” ungkap Sudarno

Seperti yang diketahui Suherman mantan Kades Gedongarum, Kecamatan Kanor, dilaporkan oleh Sudarno salah satu warga setempat atas dugaan penyelewengan uang dana kas BUMDes tahun 2017 senilai kurang lebih 979 juta pada 20 Desember 2018 yang lalu.

Selain dugaan penyelewengan BUMDes dilaporkan juga atas digaan penggelapan sapi bantuan PKK 10 ekor, Zakat dari areal untuk pembangunan Masjid tahun 2014, 2015, 2016 sebesar 51 juta, uang Ketahanan Pangan tahun 2016 sebesar 30 juta.

Sementara itu Kasi Intel Kejaksaan, Saiful Anam, mengatakan bahwa pengaduan warga Desa Gedongarum, tersebut masih dalam Sprintung atau Surat Perintah Tugas.
“proses laporan ini baru Sprintug,setelah itu baru lead, karena harus dilaporkan terlebih dahulu ke pimpinan,” ungkan Saiful Anam diruang kerjanya.

Dirinya menjelaskan bahwa kasus tipikor tidak dapat serta merta langsung ditindaklanjuti.

“Harus dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. Jika dirasa memenuhi unsur, langsung kami tindak lanjuti, dan terkait penanganan kasus korupsi tidak ada batasan waktu,” jelasnya.

Sementara itu Sudarno berharap agar kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Kadesnya yang merugikan negara tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar tidak berlarut-larut, sehingga masyarakat desa Gedungarum khususnya bisa tenang.(red).

News Feed