oleh

Upload Foto dan Video via Twitter, Pria Ini Tega Jual Istri Siri ke Tamu dan Pelanggan

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Agus Ariandi alias Ari (30) tega melacurkan istri simpanan (siri), kini harus mendekam selama-lamanya dan akan di jerat pasal 506 KUHP, atau pasal 45 ayat (1) , Jo pasal 27 ayat (1), UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang UU ITE atau pasal 2 ayat (1), Jo pasal 12 UU RI No.21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Pria asal Desa Kauman, Karang Rejo, Magetan, Jawa Timur mendapat keuntungan hasil memperdagangkan istri sirinya melalui via media sosial (medsos) akun twitter dan Kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Unit III Subdit IV Renakta, Polda Jawa Timur berhasil meringkus di tempat hotel berada di wilayah Sarangan, Magetan.

“Pelaku (Agus Ariandi) memiliki akun twitter @3some_AE. Kemudian, akun tersebut berisikan postingan foto dan video seks istri siri keadaan telanjang. Hasil dari pada foto dan video seks itulah tersangka Ari memasang untuk menarik pengguna medsos twitter dengan akun ‘Cari 3some Plat AE Sopan Aman Nyaman Modal M29 F19’. Bila ada yang minat, DM agar menghubungi tersangka Agus Ariandi.

“Perkenalan awal bila tamu yang berminat, maka dia memasang tarif seharga Rp 1 Juta per/malam, namun bagi sudah berlangganan, maka bisa dilakukan negosiasi harga,” sebut Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera saat menggelar Pers Release di balai wartawan, kemarin (16/8).

Kanit III Asusila Subdit IV Renakta Polda Jawa Timur, AKP Jeny Aljauza bersama, Staff Humas Kompol Sutrisno menambahkan, berawal dari informasi Cyber Patrol, Rabu (14/8) sekitar pukul 19.00 WIB, diduga adanya tindak pidana TPPO yang berada di sebuah tempat ‘Hotel Rejeki’ letaknya di Daerah Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur.

Selanjutnya, pihaknya mendapati informasi tersebut dilakukan penyelidikan kemudian, berhasil menangkap tersangka Agus Ariandi alias Ari ini. Saat penggerebekan ditemukan masing-masing pasangan diantaranya, 2 orang pria dan 1 orang wanita sedang berhubungan seks threesome. “Hasil pemeriksaan, istri siri tersangka Ari hamil yang usia dalam janin memasuki 6 bulan, maka sementara kami tempatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim,” katanya.

Mantan Kasatreskrim Polres Bangkalan mengatakan, hasil keterangan tersangka menjual istri siri melalui twitter selama 2 (dua) kali. Selain menjual jasa seks secara langsung, tersangka juga menjualnya melalui jasa video call seks dengan tarif harga Rp.150 ribu. “Iya bersama istri sirinya, kalau video call seks per-jam sekali keluar muncrat itu, dilakukannya sebanyak 3 (tiga) kali,” jelas AKP Jeny Aljauza S.H., M.H. kepada jurnalissiberindonesia.com

Selain itu, sambungnya tersangka juga mengupload foto istri siri pada akun twitter dalam keadaan bugil semua.

“Jadi, jelas kita ketahui adanya foto berikut video bugil istri siri dan di tampilkan alat vital sampai keadaan di zoom,” ungkap Perwira Tiga Balok dipundaknya ini.

Dikatakan AKP Jeny, tersangka dan pelanggan (tamu) bermain seks dalam satu kamar hotel akan tetapi, di dahulukan pelanggan dan tersangka menunggunya pada tempat tidur. Lalu, setelah tamu usai bermain seks tersebut, barulah tersangka berhubungan seks dengan istri sirinya. “Sempat di video oleh tersangka bahkan, informasi kami dapat istri sahnya kabur dari rumah,” imbuhnya.

AKP Jeny menambahkan, menurut hasil keterangan tersangka, melakukan menjual jasa seks ini untuk menambah biaya pada menjelang persalinan istri sirinya. “Hasil menjual seks istri siri seharga Rp 1 Juta, tersangka (Agus Ariandi) mengaku di tabung buat proses biaya persalinan,” pungkasnya.

Reporter : Haryati

Design/Editor :Wijianto, SM

News Feed