oleh

Berikan Nama Bayi Gajah Dumbo, Wali Kota Risma Bakal Tambah Akses dan Menata Kawasan

-Berita-93 views

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) bertambah kembali koleksi hewan gajah, sebelumnya setelah Senin (22/7), pada pukul 21.45 WIB telah lahir bayi gajah Sumatera berjenis kelamin jantan. Diketahui bahwa bayi gajah tersebut telah lahir secara normal dengan berat badan 122 Kilogram, dan tinggi badan 88 cm, serta lingkaran dada 118 cm.

Demikian kabar membahagiakan itu telah di respon oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama cucunya langsung mengunjungi ke KBS untuk melihat kondisi bayi gajah tersebut. Dan juga Wali Kota Risma menyempatkan berikan nama pada bayi gajah yang baru lahir dengan usia genap 7 hari.

“Gimana ya perasaan senang sekali dengan kelahirannya bayi gajah dan kunjungan ini saya beri nama bayi gajah Dumbo, yang beri nama itu Gwen cucu saya,” katanya, kemarin (30/7), sore.

Dumbo merupakan adik dari Gonzales (8), hasil perkawinan dari indukan gajah betina yang bernama Lembang (47) dan induk jantan yang bernama Doa (52). Proses awal perkawinan mereka berlangsung di bulan November 2017. Dengan lahirnya bayi Gajah Sumatera ini, maka koleksi Gajah Sumatera yang ada di Kebun Binatang Surabaya menjadi enam ekor.

Namun, kata Risma dibalik pemberian nama ‘Dumbo’ pada bayi gajah yang baru lahir itu, ternyata ada kisah legenda yang menarik. Menurutnya, Dumbo merupakan cerita legenda gajah kecil yang ditinggal mati oleh kedua induknya. Karena gajah itu pintar menempatkan diri, sehingga Dumbo ini disukai oleh sekelilingnya dan dijadikan raja di lingkungannya. “Tadi idenya pemberian nama Dumbo itu dari Gwen cucu saya, tapi sebelumnya saya pernah membaca cerita soal Dumbo,” terang Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya.

Dengan bertambahnya koleksi baru Gajah Sumatera itu membuktikan bahwa PDTS KBS mampu mengelolah konservasi satwa walaupun di tengah pusat keramaian kota. Bahkan, Wali Kota Risma mengungkapkan, saat ini kondisi PDTS KBS jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Kondisinya (KBS) jauh lebih bagus saat dulu awal kita terima. Saya kira warga Surabaya bisa melihat kelahiran gajah di tengah kota bukan di tengah hutan, yang kotanya cukup padat penduduknya seekor gajah bisa lahir di kota,” tuturnya.

Kemudian, saat ditanya rencana untuk pengembangan satwa KBS yang belum memiliki pasangan, Wali Kota Risma memastikan bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan untuk mencarikan pasangan satwa tersebut. Bahkan, dalam waktu dekat, pihaknya bakal mencarikan pasangan untuk satwa Zebra dan Jerapah.

“Ini sekarang lagi kita siapkan untuk bagaimana kita mendapatkan pasangannya itu. Tidak apa-apa misalnya, nanti harus berkomunikasi dengan misalnya dari kota di Afrika, saya coba berkomunikasi supaya yang (satwa) jomblo itu bisa dapat pasangannya,” terang Risma.

Tak hanya itu, Risma juga memastikan akan terus mengembangkan salah satu kawasan wisata favorit keluarga yang ada di Surabaya tersebut. Pengembangan itu diantaranya penambahan akses baru menuju PDTS KBS.

Dia berharap bahwa, aksebilitas yang baru nantinya dapat semakin mempermudah pengunjung KBS yang datang menggunakan kendaraan besar seperti bus.

“Nanti, akses dari Joyoboyo itu juga harus kita tata dulu. Mungkin jadi kebalik, dulu masuknya dari sana (sisi utara) mungkin kebalik. Karena kita lagi menata kawasan ini,” tukasnya. (yti/wj)

News Feed