oleh

Miris.!!!, Oknum Guru Pembina Pramuka Tega Cabuli Murid Ditangkap

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Pelaku Rahmat Santoso Slamet alias, Memet (30) seorang oknum guru pembina Pramuka asal Surabaya harus meringkuk di balik jeruji besi. Dia diduga mencabuli anak di bawah umur yang tak lain muridnya sendiri.

Tersangka diamankan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim yang sebelumnya menerima laporan dari wali murid ketiga korban, yakni berinisial AM (14), BRK (15), dan IM (15).

“Kejadiannya sejak pertengahan tahun 2016 sampai 13 Juli 2019. Saat ini tersangka masih menjalani proses pemeriksaan penyidikan,” sebut Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Festo Ari Permana didampingi Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera, saat menggelar konferensi pers di balai wartawan, Selasa (23/7).

Dijelaskan AKBP Festo, sebelumnya ada 3 korban yang melapor. Namun, setelah dilakukan pengembangan, kini jumlah korban menjadi 11.
“Tiga korban tersebut merupakan murid disekolahnya dan satu korban lagi tetangganya sendiri,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, selain mencabuli, oknum guru ini juga menyodomi korbannya. “Modusnya, tersangka merayu korban untuk mengikuti kegiatan grup pramuka inti yang syaratnya harus mengikuti 7 tahapan tes di rumahnya,” urainya.

Dari tahapan-tahapan tes di rumahnya tersebut, tersangka melancarkan aksinya. Bahkan, korban diharuskan menginap di rumah tersangka agar bisa disodomi. Tes yang terakhir, korban disuruh makan mie ayam geprek yang sangat pedas.

“Itu dilakukannya bergantian secara bergiliran kepada para korbannya, dan dipanggil ke rumah tersangka dengan waktu yang berbeda,” beber AKBP Festo kepada jurnalissiberindonesia.com.

Tersangka dibekuk lanjutnya, pada Kamis (18/7) sekitar pukul 11.30 WIB. “Hasil pemeriksaan dari 9 saksi, kami lakukan penahanan tersangka dan dilakukan pendampingan psikolog masing-masing korban,” imbuh AKBP Festo.

Sementara, lanjutnya barang bukti yang kita amankan adalah, beberapa lembar fotokopi akte kelahiran dan kartu keluarga atau KK korban, sebuah alat vavor warna hitam milik tersangka, dan 1 unit ponsel. (yti/wj/fz)

News Feed