oleh

Bukti Surabaya Menjadi Wisata di Dunia, Festival Cross Culture 2019 Meriah

-Berita, Budaya-217 views

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Perwakilan kota dari berbagai provinsi di Indonesia meramaikan pembukaan Festival Surabaya Cross Culture International bertema Folk Art 2019. Bahkan, ratusan peserta dari mancanegara juga ikut meramaikan rangkaian tersebut yang bertempat di sepanjang Jalan Tunjungan, Surabayam

Mereka satu per satu menampilkan untuk menunjukkan budaya masing-masing dari daerah melalui atraksi yang disuguhkan kepada masyarakat Kota Surabaya.

Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu, diikuti oleh dari 13 perwakilan negara dan 5 lintas provinsi di Indonesia. Telah diketahui berganti para peserta menampilkan atraksi budaya dan tarian tradisional dengan iringan musik khas kota masing-masing. Penampilan ini di awali dari negara Republik Ceko, Jepang, Jawa Barat, Banggai, Polandia, Timor Leste, Solok, Uzbekhistan, Pangkal Pinang, Italia, Thailand dan Mexico.

Selama penampilan ini, warga terlihat begitu antusias menyaksikan. Serta teriakan dan tepuk tangan hampir menutupi suara musik pengiring di tiap awal dan akhir pertunjukkan. Tak terkecuali juga, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sambil melambai-lambai kan tangan dan memberi salam, semangat kepada para peserta. Setelah menampilkan festival tari-tarian. Para peserta diarak menggunakan becak hias menuju rumah kediaman wali kota, Jalan Sedap Malam, Surabaya.

Sementara, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan acara ini kembali kita gelar kesekian kalinya untuk memberikan informasi dan pengetahuan terhadap masyarakat terutama warga Kota Surabaya. Melalui perhelatan Cross Culture 2019 ini Risma, ingin memberikan edukasi melalui kebudayaan lintas daerah kepada masyarakat Surabaya. Jadi, ini adalah salah satunya masuk ke pendidikan ya, kita selalu berupaya dan meningkatkan kesiapan acara tersebut dari tahun ke tahun agar terus lebih baik,” terang Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Minggu (21/7).

Menurut Risma, nilai pendidikan yang ditanamakan pada warga Kota Surabaya merupakan hal yang sangat penting. Mengingat pad tahun 2020 nantinya, Indonesia akan memasuki perdagangan era pasar bebas. Maka setiap Negara di belahan dunia bebas berlalu lalang dalam proses perdagangan. Ini suatu harapan kami anak-anak bisa menjadi one work nation (satu negara pekerja-red) tahun 2020 ini tepatnya sudah tahun depan, kita semua mengalami kesepakatan perdagangan pasar bebas,” tuturnya.

Risma menjelaskan sikap dari one work nation atau bangsa yang bersatu harusnya benar-benar tertanam dan diaplikasikan setiap individu.

“Hal tersebut yakni, suatu tantangan, kesempatan dan peluang untuk kita bisa hidup dibelahan dunia,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Surabaya menyebut salah satu keberhasilan acara ini yaitu, menaikkan sektor ekonomi secara langsung. Hal demikian dapat dirasakan dari hotel, tempat wisata, kuliner, yang nyaris penuh di setiap harinya selama seminggu ini. “Ini bahwa Kota Surabaya sudah menjadi kota wisata di Indonesia,” terang Risma.

Risma menjelaskan Kota Surabaya ini memastikan akan terus berupaya untuk mengembangkan event tersebut. Karena itu kami berharap, perhelatan ini bisa lebih meriah di tahun-tahun ke depannya. “Konsepnya terus kita kembangkan, bisa nanti dibuat semacam flow (mengalir) jalan, setelah itu baru pesertanya bisa menari,” pungkasnya. (yti/wj/fz)

News Feed