oleh

Transaksi Fiktif Cashback, 4 Pelaku Diringkus

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Pelaku sindikat mr crab praktik jual beli online fiktif di situs akun tokopedia dengan cara memanipulasi keuntungan di ringkus Subdit V Siber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Mereka sindikat mr crab 4 (empat) orang tersangka dijebloskan ke penjara masing-masing adalah, Sihabudin (23), asal Blitar, Candra D.P (31), asal Kota Malang, Zusalia Nur Habibah (33), asal Tulungagung, dan Anystia Ratih (41), asal Kota Malang. Saat polisi menggelar konferensi pers tersebut dari para tersangka tak dihadirkan, namun hanya di beritahukan melalui lampiran kertas print foto 4 (empat) tersangka lantaran masih dilakukan proses pemeriksaan penyidikan.

Wadirreskrimsus Polda Jawa Timur AKBP Arman Asmara Syarifuddin didampingi Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menerangkan mereka 4 (empat) tersangka kita tangkap karena sudah melakukan ribuan kali transaksi fiktif pada situs di tokopedia. Mereka tersangka memanfaatkan cashback atau potongan harga dari proses hasil penjualan yang dilakukannya selama sejak tahun 2018 lalu,” terang AKBP Arman Asmara Syarifuddin, Jum’at (19/7).

Dikatakan AKBP Arman, para tersangka telah bekerja sama sebagai penjual dan pembeli yang menggunakan akun dan sudah mereka buat untuk melakukan transaksi fiktif.

“Kejadiannya, pada 14 Januari sampai 9 April 2018 tersangka Sihabudin sebagai pemilik dan pengguna akun tokopedia dengan nama original mr crab berperan sebagai penjual dan bekerjasama dengan para tersangka lain yaitu, Candra D.P, Zusalia Nur Habibah, dan Anystia Ratih yang perannya sebagai pembeli,” ungkap Mantan Kapolres Probolinggo.

Dia menjelaskan, keuntungan hasil yang di raup mereka tersangka ini dengan cara, memanfaatkan fitur cashback yang ditawarkan tokopedia sebesar 10 persen pada setiap transaksi jual beli.

Bahkan, dari salah satu tersangka melakukan pembelian voucher di toko swalayan indomaret yang nominalnya Rp 1 juta, lalu dijual kembali seharga Rp 1.010 juta pada akun mr crab. Nah, penjual sudah mendapat keuntungan 10 persen, sebab dia mendapat cashback dari tokopedia.

“Tersangka Sihabudin lakukan pembelian voucher di akun mr crab miliknya dan memperolehnya cashback pada saldo akun milik pembeli sebesar 10 persen dari total pembelian,” ujar AKBP Arman.

Disampaikannya lagi, dari pemilik akun penjualan lantas mengembalikannya uang yang semula digunakan ke tiga rekannya untuk memanipulasi pembelian. Keuntungan tak hanya diperoleh penjual. Dengan setiap transaksi jual beli ini, akun pembeli juga mendapat untung setiap transaksi jual beli yang dilakukan dengan besaran sama 10 persen.

“Jadi, setelah pembeli mendapat cashback tersangka sihabudin mengembalikannya uang pembelian itu ke rekening para tersangka Candra D.P, Zusalia Nur Habibah, dan Anystia Ratih sesuai nominal voucher yang dibeli. Dari transaksi ini pelaku sihabudin mendapatkan keuntungan selisih dengan voucher harga Rp 10 ribu. Sedangkan tiga tersangka lain mendapatkan untung cashback dengan jumlah 10 persen dari nominal yang dibelinya Rp 10 ribu,” tutur AKBP Arman Asmara kepada media ini.

AKBP Arman menyebutkan karena terindikasi melakukan kecurangan akun pelaku bernama mr crab akhirnya dibekukan oleh pihak tokopedia. Kemudian dari PT Tokopedia melaporkannya tersangka kepada kami. Pada 2 Agustus 2018, lalu PT tokopedia, melalui theodorus warlando ginting melaporkan perkara ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur dan akhirnya kita proses mereka tersangka dengan ketentuan pasal 35 Jo pasal 51 ayat (1) undang-undang RI no. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang no. 11 tahun 2008 informasi dan transaksi elektronik,” imbuhnya.

Selain menangkap tersangka sambungnya, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan antaranya, dari tersangka sihabudin kita sita 7 buah rekening bank BCA, 940 buah voucher indomaret nominal Rp 50 ribu, 960 buah voucher indomaret nominal Rp 25 ribu, 100 buah voucher indomaret nominal Rp 100 ribu, 2 unit ponsel android merk samsung tab S2 warna silver dan samsung S8+ warna silver, 1 unit laptop merk asus type X555B warna hitam, 1 unit printer merk HP, 22 buah amplop putih, 1 lembar bukti kwitansi pembayaran i-voucher pecahan Rp 25 ribu, 1400 lembar jumlah uang Rp 35 juta yang dibuat di malang tanggal 2 april 2018, 1 lembar tanda terima voucher IDM, 2 lembar data rekening milik akun yang pernah melakukan pembelian di akun tokopedia original mr crab, 1 lembar buku rekening tabungan bank mandiri, 1 buah akun facebook dengan nama sigreda habibi (sihabudin ahmadaiky),

dari tersangka Candra D.P yakni, 1 unit ponsel android merk xiaomi type redmi 3S warna gold, 1 bendel kertas perjanjian pembayaran dengan tercantum tanda tangan tersangka sihabudin tanggal 28 mei 2018, 1 lembar kartu ATM BCA expresi, 1 unit ponsel merk asus type zenfone 2 laser warna merah hitam.

Dari tersangka Anystia Ratih yaitu, 1 lembar buku rekening tabungan bank BCA, 1 unit ponsel merk xioami redmi note 4X warna hitam,” pungkasnya. (yti/wj/fz)

News Feed