oleh

Sediakan Jasa Pesta Seks Digerebek Polisi di Villa Prigen Pasuruan

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Unit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim telah mengungkap kasus tindak pidana asusila dengan cara pesta seks saling bertukar pasangan dalam satu ruangan.

Polisi berhasil menangkap tersangka Agus Kusbiantoro (44), warga Kecamatan Sambikerep Surabaya yang merupakan mantan seorang guru sebagai penyelenggara pesta seks beserta 6 orang lainnya tersebut di Villa Salsa, Dusun Genengsari, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kanit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKP Aldy Sulaiman didampingi Humas Polda Jatim Kompol Sutrisno mengatakan kita amankan tersangka yang sebelumnya mendapati laporan informasi masyarakat pada, Jum’at (12/7), lalu diduga adanya penyelenggara pesta seks berada di Villa Salsa Kabupaten Pasuruan. Hingga informasi tersebut kita tindak lanjuti dengan penyelidikan pada Minggu (14/7), lalu sekitar pukul 00.30 WIB dan saat penggerebekan telah terbukti bahwa, tersangka beserta 4 (empat) orang pria, 3 (tiga) orang wanita sedang berhubungan di lantai 2 Villa Salsa,” ungkapnya saat menggelar konferensi pers di balai wartawan,” Kamis (18/7).

Disampaikan AKP Aldy, setelah kita lakukan interogasi tersangka Agus Kusbiantoro mengakui perbuatan yang dilakukannya dengan cara mengundang peserta tersebut melalui situs jejaring sosial akun twitter untuk datang ke tempat acara party seks happy sex. Bahkan tiap tamu itu tersangka mematok tarif harga. “Setiap peserta pesta sex membayar Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu yang tak ter kecuali masing-masing mereka berpasangan ataupun single. Serta tersangka juga menyediakan jasa wanita khususnya bagi pria yang datang sendiri tanpa adanya pasangan,” katanya.

Perwira Polisi tiga balok dipundaknya menuturkan menurut keterangan pengakuan pada tersangka telah melakukan masih baru empat kali ini mengadakan pesta seks. Namun kami tidak mudah percaya dan akan tetap dikembangkan. “Masih kami kembangkan lagi pada kasus ini sehingga yang pasti apakah masih ada keterlibatan pada kelompok-kelompok lainnya,” tegas AKP Aldy.

Dia mengatakan kita tetapkan statusnya sebagai tersangka dan barang bukti yang di sita diantaranya, sebanyak uang tunai Rp 700 ribu, 1 unit ponsel android merk asus, 3 buah dalaman BH, 3 buah celana dalam wanita, dan 3 buah celana dalam pria, serta 1 buah kondom masih belum dipakai,” pungkas AKP Aldy Sulaiman. (yti/wj/fz)

News Feed