oleh

Jatanras Polda Jatim Tembak Mati Pelaku Curanmor Di Pasuruan, Ini Modusnya

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) asal Surabaya, salah satunya di tembak mati Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Kejadiannya pada, Minggu (7/7) kemarin sore, tepatnya berada di Daerah Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Tim Subdit III Jatanras Polda Jawa Timur memberikan tindakan tegas tembakan mati terhadap pelaku karena, hendak kabur saat akan ditangkap. Dan saat dilakukan pengejaran pelaku berupaya menabrakkan kendaraan ke petugas dan masyarakat sekitar.

Diketahui pelaku yang tewas tertembak mati, yaitu Mahmudan (36), warga asal Kendung Jaya, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya.

“Pelaku Mahmudan tewas di tembak oleh anggota kami, kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Jatim. Serta letak tembakan tersebut pada bagian punggung.

“Sementara, 1 (satu) orang pelaku lainnya Ahmad Yonis (21), asal Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang juga mengalami luka tembak pada bagian paha sebelah kiri,” sebut Dirreskrimum Kombes Pol Gupuh Setiyono didampingi, Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera dan Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard M. Sinambela, Senin (8/7/2019).

Dia menyebutkan peran kedua pelaku merupakan sebagai pemain curanmor yang sempat mencuri kendaraan roda 4 (empat) merk Honda Mobilio bernopol W 1013 CA atas nama pemilik Utaryo asal Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Dan saat itu sesuai dengan hasil laporan polisi pada, (6/7/2019) bahwa, adanya aksi pencurian kendaraan bermotor di lokasi, kemudian kita lakukan pengembangan penyelidikan terhadap dari laporan tersebut,” ujar Kombes Pol Gupuh kepada jurnalissiberidonesia.com.

Diungkapkan Kombes Pol Gupuh, selama anggota Tim Jatanras Polda Jatim melakukan penyelidikan, kita mengendus di mana keberadaannya yang akan hendak transaksi penjualan mobil dari hasil kejahatan kepada 3 (tiga) orang penadah di Daerah Purwosari, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur masing-masing adalah, Leonardo Kurniawan (23), dan Dedi Setiawan (24), yang keduanya asal Kabupaten Gresik, beserta Nita Yuan Lifung (19), asal Surabaya,” jelasnya.

Kemudian lanjutnya, pelaku yang tewas tertembak berawal berusaha kabur dan kendaraan mobil yang telah dikemudikan tersebut melaju dari arah belakang dengan begitu kecepatan tinggi sehingga hampir menabrak anggota yang akan memburunya.

“Kejadian ini sempat terjadi kejar-kejaran serta aksinya juga terjadi bersenggolan antara kendaraan petugas dan pelaku. Hingga, masyarakat berada di lokasi nyaris menjadi korban aksi peran pelaku curanmor ini.

Selanjutnya, upaya penangkapan ini berakhir saat mobilnya pelaku ditabrak hingga terjun ke area persawahan. “Jadi, setelah terjerembab ke sawah tersebut, dari 2 (dua) pelaku yang berada di kendaraan melarikan diri.

Sempat juga petugas memberikan tembakan peringatan namun tak gubrisnya, maka itu petugas tidak berhenti sampai disitu kemudian, dari salah satu pelaku petugas melakukan penembakan yang mengenai bagian belakang badan dan lainnya pada bagian paha,” ungkap Gupuh Setiyono.

Dia mengatakan pengungkapan kasus ini, kita berhasil menyita sejumlah barang bukti masing-masing diantaranya, 1 unit mobil merk Honda Mobilio warna hitam bernomor polisi (nopol) W 1145 D, 1 unit mobil merk Datsun dengan nopol L 1307 YY warna putih, dan uang tunai Rp 2,3 juta hingga juga ditemukan dalam mobil hasil penggeledahan berupa, 9 kunci mobil dan 8 kunci motor beserta surat-surat kendaraan (STNK) berbagai merek,” pungkas Gupuh Setiyono. (yti/wj).

News Feed