oleh

Miris…!!! Pria Asal Tuban Jual Istri Dibekuk Jatanras Polda Jatim, Ini Pengakuannya

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur meringkus tersangka Nur Hidayat (21), telah melakukan mempermudah perbuatan cabul atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan yang tak lain seorang istrinya sendiri.

Aksi perbuatan tersangka (Nur Hidayat) asal warga Dusun Dolok, Desa Plumpang, Kabupaten Tuban dibekuk petugas pada Villa di Daerah Prigen Pasuruan, Senin (1/7/2019) lalu, telah melacurkan atau menjual istrinya melalui akun Twitter miliknya kepada pemesanan.

AKBP Leonard M. Sinambela, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengungkapkan penangkapan tersangka ini awal mula adanya informasi melalui akun Twitter sosial media milik tersangka (Nur Hidayat-red) pasangan suami istri (pasutri) yang menawarkan perbuatan seks menyimpang atau menawarkan jasa threesome maupun jasa swinger bersama istrinya.

“Para pelanggan yang ingin melakukan hubungan seksual itu kemudian dirinya telah berjanjian pada suatu tempat serta di saat menjalankan aksi ini kita lakukan penggerebekan di salah satu Villa di Daerah Prigen, Pasuruan,” katanya, Rabu (3/7/2019).

Dijelaskan masing-masing tarifnya tersebut sangat bervariasi, terakhir yang kita ungkap itu tarifnya sekitar Rp 1,5 juta. Dan tersangka melancarkan aksinya ini sekali permainan.

Dari akun Twitter saat di buka sudah kurang lebih 3 bulan lalu, serta beberapa followernya cukup banyak ada sekitar 2000 follower.

“Hal demikian kita masih mendalami sekaligus kami kembangkan” ujar AKBP Leonard kepada jurnalissiberindonesia.com.

Diungkapkannya tersangka mengakui jika sudah menjalin hubungan menikah selama 1,5 tahun, serta melakukan perbuatannya ini sudah 3 (tiga) kali, tetapi yang ke 4 (empat) kalinya, dan ketika kami di cek dari barang bukti ponsel miliknya pada minggu-minggu ini, tersangka sudah sepakat berjanjian kepada pemesan untuk menerima jasa seks secara swinger di Daerah Malang.

“Dari beberapa bukti-bukti foto fulgar istrinya itu pada akun Twitter tersebut memang terpasang dan kalian bisa melihat sendiri dan di buka pada akunnya,” jelas Leonard Sinambela.

AKBP Leonard menjelaskan, tersangka melakukan perbuatan ini untuk melunasi hutang istri operasi Cesar, dan juga dirinya menjual istrinya sudah ada kesepakatan secara insiatif yang telah di rencanakan.

Tersangka pun ikut berhubungan badan threesome bersama pemesanannya atau hanya sekedar menonton dan selain itu, untuk jasa swinger pun sudah ia di tawarkan,” tuturnya.

Ditambahkan pada kasus ini kita tetapkan tersangka 1 (satu) orang, karena yang bersangkutan telah menawarkan dan menerima hasilnya. Kemudian tindak pidana lainnya, sementara kita terapkan prostitusi pelacuran. Serta kalau undang undang ITE bisa juga kita terapkan.

Rata rata para pemesanan ini berasal Daerah Jawa Timur, ada yang dari Jember, Malang dan lain sebagainya.

“Tersangka akan kita kenakan pasal 296 KUHPidana dan atau 506 KUHPidana,” pungkasnya. (yti/wj)

News Feed