oleh

Sebanyak 2050 Penari Thengul Dan 2500 Nasi Buwuhan Akan Pecahkan Rekor Muri

Bojoegoro, Untuk yang kesekian Kalinya Kabupaten Bojoegoro Berencana akan memecahkan rekor Muri,
Sebanyak 231 pelatih mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK telah dilatih oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mulai Tanggal 17 hingga 22 Juni 2019 di aula dinas pendidikan.


Tari thengul adalah tarian tradisional yang terinspirasi dari wayang tengul. Wayang Tengul sendiri telah mendapatkan penetapan sebagai warisan budaya tak benda dari kemendikbud tahun 2018, sedangkan tari thengul telah mendapatkan penetapan sebagai HAKI ( hak kekayaan inteletual) pada Tahun 2018 juga.

Gerakan tari tengul yang kaku dengan ekspresi yang lucu sehingga memunculkan kesan humor dan menghibur dalam setiap pertunjukkannya. Ditambah dengan tata rias wajah dengan menggunakan bedak putih ala topeng dan busana yang mendukung membuat tari ini sangat unik.

Sebagai upaya untuk melestarikan tari thengul ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan mengadakan pemecahan rekor muri tari tengul yang akan diadakan Tanggal 14 Juli di atas jembatan sosrodilogo, di pinggir bengawan solo dan di lapangan desa trucuk.

Rekor muri ini akan diikuti oleh 2050 penari tengul ” jadi nanti akan 2050 penari dari adik adik mulai dari tingkat TK sampai SMA, dan ada 25.000 nasi buwuhan “jelas Enggar Dyah Rinimukti Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Disparbud.

Pemecahan Rekor Muri yang dilaksanakan tidak hanya tari thengul tapi juga nasi buwuhan, dimana akan disiapkan 25.000 nasi buwuhan yang merupakan makanan khas Bojonegoro ” Dalam rekor muri nanti akan disajikan nasi buwuhan secara gratis ” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Amir Sahid.

Amir juga menambahkan dengan adanya legiatan ini diharapkan Bojonegoro dapat lebih dikenal melalui tari thengul dan nasi buwuhan sehingga dapat menjadi icon dan mendukung branding pinarak Bojonegoro dan meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Bojonegoro.(red)

News Feed