oleh

Pemkab Bojonegoro Telah Cairkan Bantuan Dana Kematian Untuk 270 Ahli Waris

Bojonegoro- Pemerintah Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) akan tuntaskan program-programnya untuk masyarakat. Program-program itu diantaranya adalah santunan kematian, bantuan insentif untuk tahlil/yasin, marbot tempat ibadah serta pengurus jenazah perempuan. Sejak awal tahun 2019 Kesra telah banyak mencairkan dana untuk santunan kematian. Data yang diperoleh dari bagian Kesra menyebutkan bahwa sebanyak 270 ahli waris telah mendapatkan dana santunan kematian. Menurut data yang diperoleh dari total pagu 2400 penerima, sebanyak 1181 data ahli waris telah melalui proses pengajuan dan 443 data sedang dalam proses pencairan, menunggu proses dari BPKAD.

Kepala Bagian Kesra, Sahari menjelaskan bahwa ada dua hal utama yang menyebabkan terkendalanya proses pencairan dana santuan kematian tersebut. “Yang pertama itu adalah karena masalah administrasi. Banyak data kependudukan yang tidak sinkron. Lalu yang kedua adalah adanya surat edaran dari KPK yang pointnya larangan bagi Kepala Daerah untuk menyalurkan dana bantuan hibah dan sosial sebelum pelaksanaan Pemilu serentak pada April. Oleh karena itu sebagai penyelenggara negara harus mematuhinya,”. jelas Sahari kepada tim Humas saat ditemui di ruang kerjanya. “Maka seluruh proses pencairan dana sosial haruslah sesuai dengan prosedur yang berlaku,”. tandasnya lagi.

Sedangkan untuk program program yang lain yaitu bantuan insentif untuk tahlil, tenaga penjaga kebersihan tempat ibadah serta pengurus jenazah perempuan sedang dalam proses SK turun.

Darno, salah satu ahli waris penerima bantuan yang sedang mengurus dana menyampaikan respon baiknya terhadap program santunan kematian. “Saya kira programnya baik dan sudah membantu (memberikan keringanan). Saya mengajukan dari Januari dan alhamdulillah sudah beres sekarang.”, ungkapnya.(red/hms)

News Feed