oleh

Berkedok Seragam Pelayaran, Tipu Korban Jutaan Rupiah

jurnalissiberindonesia.com, Surabaya – Aksi penipuan terjadi menimpa korban bernama Agnes Octavia warga Perum Kebraon Indah Permai Surabaya dengan cara ditipu oleh tersangka Praman Ari Reksan.

Pria berumur 44 tahun asal Bumi Sani Permai Blok. G-VI No. 03, Kecamatan Tambun Selatan, Jakarta ini tega menipu korbannya dengan cara mengaku sebagai pelayaran dan juga sebagai kapten kapal pesiar Celebrity, hingga mengaku pada akun facebook bernama Iqbal Pangestu.

Kapolsek Karangpilang Surabaya Kompol Widjanarko melalui Kanit Reskrim Iptu Wardi Waluyo menjelaskan kronologi awal mulanya korban dengan tersangka ini berkenalan melalui dunia maya akun facebook, kemudian mereka di saat sudah saling mengenal terjadilah untuk bertemu.

“Ketika tersangka saling bertemu dengan korban mengaku sebagai pekerja di pelayaran untuk memastikan ia memakai seragam seolah-olah benar-benar pekerja pelayaran,” kata Iptu Wardi Waluyo saat dikonfirmasi melalui via selulernya, Rabu (19/6).

Kemudian sambungnya, setelah tersangka mengetahui dan pernah berkunjung ke rumah korban. Dari situlah tersangka memanfaatkannya untuk menipu korban dengan meminjam sebuah unit laptop merk apple untuk digadaikan. Dan tersangka juga berjanji akan menebusnya hingga membelikan laptop yang baru. Namun, atas keteledoran korban ini tak diketahui jika dirinya tertipu,” ungkap Wardi Waluyo.

Selanjutnya, kata Wardi selang beberapa hari, tersangka mengajaknya bertemu kembali korban untuk keluar memakai kendaraan sepeda motor.

“Saat itu tersangka hendak menipu ingin menggadaikan sepeda motor korban dengan iming-iming janji untuk menebusnya dan dibelikan baru,” terangnya.

Disampaikannya setelah korban tak menyadari bahwa dirinya telah di tipu, seketika tiba-tiba korban merasakan seakan-akan telah dimanfaatkan tertipu. Dengan semenjak kejadian ini korban melaporkannya ke Mapolsek Karangpilang Surabaya,” jelas Wardi.

Wardi mengatakan setelah korban melaporkan kejadian ini pada Rabu (29/5/2019), sekitar pukul 08.00 pagi, seketika kami perintahkan anggota untuk menyelidikinya.

“Kami selidiki kasus ini dengan korban untuk memancing tersangka, lalu ketika mengetahui tersangka berada di rumah korban seketika kami lakukan penangkapan,” bebernya.

Ditambahkan dengan bukti hasil laporan korban tersebut tersangka kami periksa.
“Saat menjalani pemeriksaan penyidikan tersangka mengaku perbuatannya telah menipu korban. Serta kerugian korban sekitar Rp. 9,5 Juta,” imbuhnya.

Wardi menuturkan barang bukti yang kami sita dari hasil kejahatan tersi diantaranya berupa, 1 stel seragam pelayaran warna putih, 1 buah Pilkhep pelayaran warna putih,1 pasang sepatu warna hitam,3 buah papan atas nama Iqbal Pangestu dan Praman Adi Reksan, 1 tas travel warna merah merk Polo, 1 tas rangsel warna hijau, 1 buah nota slip gaji kosong, hingga 1 unit ponsel handphone merk samsung warna putih.

“Untuk menanggung akibatnya tersangka akan kami jerat dengan pasal 378 KUHPidana,” pungkasnya. (yti/wj)

News Feed