oleh

Setelah Tertunda Rapat Paripurna LPJ APBD Bojonegoro Tahun 2018 Tetap Dilanjutkan

Bojonegoro – Sempat tertunda, rapat paripurna rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang laporan pertanggung jawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah (LPJ APBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Tahun 2018 tetap dilaksanakan, Rabu (12/06).

Pimpinan rapat paripurna, Sukur Priyanto membuka rapat tersebut. Karena sempat tidak forum, maka rapat ditunda sampai tiga kali. Kemudian setelah jumlah anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) yang hadir lebih dari separo, rapat baru dilaksanakan.

“Karena jumlah anggota yang hadir belum memenuhi forum, maka rapat di skors. Kemudian setelah forum baru dilanjutkan,” kata politisi asal Partai Demokrat tersebut.

Akan tetapi ada intruksi dari Anam Warsito, dan perdebatan antara anggota yang hadir. Sehingga rapat sempat diistirahatkan, untuk membahas kelanjutan rapatnya.

“Tetapi setelah dilakukan diskusi kebanyakan fraksi sepakat untuk melanjutkan rapat. Dimana wakil bupati yang akan menyampaikan LPJ APBD 2018, didalam rapat paripurna. Karena itu kami persilahkan kepada Budi Irawanto untuk menyampaikan laporan tersebut,” ujar dia.

Selanjutnya pria yang biasa disapa wawan tersebut menjelaskan, kalau anggaran dalam APBD tahun 2018 mencapai Rp 3.350.746.300.371,78. Dan realisasi anggaran setelah PAPBD mencapai Rp 4.823.752.241.464,20.

“Untuk silpa dalam anggaran tahun 2018 mencapai Rp 2.017.402.123.680,15. Jumlah tersebut karena ada transfer dari pemerintah pusat untuk dana bagi hasil minyak dan gas bumi (DBH Migas). (red)

News Feed