oleh

Dorong Korban Rampas Kalung Emas, Berujung Dipenjara

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com – Perbuatan aksi nekat pelaku Abdul Ghofur (38), merampas kalung korban berinisial AAZ di sebuah tempat pertokoan jalan Dupak, kini telah dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Bubutan Surabaya.

Tersangka (Abdul Ghofur) warga Dupak Timur Gang I/8 Surabaya, dibekuk petugas lantaran nekat merampas kalung emas yang pakai pada leher korban dengan cara ditariknya, saat aksi kejadian itu sebelumnya, dilakukan pengejaran oleh keluarga korban selaku pamannya dan ketika diketahui adanya perampasan kalung pada korban tersebut, petugas turut memburunya dan berhasil ditangkap.

Kapolsek Bubutan Surabaya, AKP Christopher Adhikara Lebang menjelaskan, kronologi kejadiannya (18/4), pukul 12.00 Wib, berawal korban sedang berbelanja bersama keluarga paman dan bibinya, lalu tiba-tiba dari arah belakang korban didorongnya pelaku sambil menarik kalung emas yang pakainya pada leher korban.

Mengetahui kejadian kalung emasnya dirampas oleh tersangka, sontak korban dibuatnya kaget seketika menangis meminta pertolongan keluarga dan orang disekelilingnya. “Korban menangis sembari meminta tolong sama keluarganya dan peristiwa tersebut menjadi perhatian orang sekitar,” terangnya, Jum’at (26/4).

Selanjutnya kata Christopher Adhikara, dari bibinya upaya menenangkan keponakan agar tidak menangis lantaran menjadi korban perampasan kalung emas. Pihak keluarga selaku pamannya pun tersebut sontak mengejarnya pelaku. “Saat itu anggota opsnal reskrim kami yang dikoordinir Kanit Reskrim Ipda Purwanto sedang melaksanakan patroli, mengetahui kejadian ini sontak dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkap yang sekaligus mengamankan barang bukti hasil rampasan kalung yang digenggamnya tersangka,” terang Mantan Kasatlantas Polres Batu.

Christopher Adhikara menambahkan, hasil pemeriksaan penyidik, tersangka mengaku melakukan perbuatan nekat merampas kalung milik korban.

“Anggota penyidik kami masih melakukan pengembangan terhadap tersangka, apakah ini diduga ada kaitannya dengan pengepul atau penandah kalung emas,” ungkap Alumni Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006.

Dikatakannya lagi, selain menangkap tersangka, kami juga menyita 1 (satu) untai kalung emas seberat 4 gram hasil rampasannya untuk dijadikan sebagai barang bukti. Tersangka sambungnya, untuk menanggung akibatnya akan kami jerat dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian disertai kekerasan (Curas),” tandas AKP Christopher Adhikara. (yti/fz)

News Feed