oleh

Gagal Gasak Barang Dalam Mobil Diparkiran Mall, Pria Ini Dibui

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com – Aksi pelaku pencurian barang dalam mobil yang terparkir di sebuah Mall Surabaya, telah diringkus Unit Reskrim Polsek Bubutan Surabaya, (6/4), sekitar pukul 12.30 WIB, siang.

Diketahui tersangka Kholik Mashori (27), warga Jalan Kalianak Timur III/17 Surabaya, dugaan sebelumnya diamankan pihak keamanan Mall lantaran sedang mencuri barang korban, Susilo (41), Dusun Banjar Rejo, Kabupaten Jember, dengan cara tersangka merogoh tangannya ke pintu kaca mobil saat keadaan terbuka.

Kapolsek Bubutan Surabaya, AKP Christopher Adhikara Lebang membenarkan, kami telah menangkap tersangka (Kholik Mashori-red) atas pencurian pada lokasi di tempat parkir Mall, Jalan Bubutan Surabaya,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu (24/4).

AKP Christopher Adhikara mengungkapkan, kronologi awal mulanya tersangka sedang berkunjung ke sebuah Mall, kemudian dirinya mencari sasaran ditempat parkir mobil yang diincarnya, dan dirasanya aman, seketika tersangka melancarkan aksinya. Namun, nahas aksi pencurian tersangka tersebut kepergok pihak keamanan Mall seketika diamankan. “Kebetulan petugas sedang melaksanakan patroli kring reserse yang dikoordinir Kanit Reskrim Ipda Purwanto di sekitaran Mall, lalu tersangka berhasil kami tangkap dilokasi kejadian, selanjutnya digelandang ke Mapolsek Bubutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” terangnya.

Dijelaskan, saat pemeriksaan dihadapan penyidik, tersangka mengaku dirinya mencuri barang milik korban keadaan tersimpan dalam tas, lalu tersangka mengambilnya dengan cara tangan merogoh saat kaca mobil dalam keadaan terbuka. “Korban kala itu tak punya firasat lain lantaran di sebuah Mall dikiranya aman, jadi kaca mobilnya tak ditutup untuk mengantarkan barang ke dalam yang tidak lama,” imbuhnya.

Dikatakannya, korban mengalami kerugian barang yang dicuri oleh tersangka yaitu, 2 (dua) unit HP merk samsung dan Cross warna hitam, serta 1 lembar pecahan uang Rp 100 ribuan. “Hasil barang curian tersebut telah kita sita untuk dijadikan sebagai barang bukti dan tersangka akan dijerat dengan ketentuan pasal 362 KUHP yang ancaman hukumannya paling lama 5 tahun penjara,” tandas Christopher. (yti/fz)

News Feed