oleh

Curi HP Terekam CCTV, Pelaku Belum Tertangkap

Gresik, jurnalissiberindonesia.com – Masyarakat harap berhati-hati waspada saat pengisian daya baterai atau charge handphone (HP) pada setiap rumah sakit, apabila tak ingin kejadian seperti di Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Gresik. Sebab, dugaan pelaku hingga kini masih berkeliaran di Rumah Sakit.

Peristiwa ini diceritakannya korban, Deddy Susilo (31), warga Perum Pondok Pertama Suci (PPS) Jalan Jamrud II/9, Gresik yang kita pada, Jumat (29/3/2019), sekitar pukul 05.00 WIB pagi saat itu saya tengah menemani salah satu saudara yang sedang dirawat di RS Muhamadiyah, Gresik.

“Saya dan adik nunggu kakak sedang operasi, sekitar pukul 05.00 WIB, HP saya charge. Tapi adik saya masih bangun, terus selang tidak lama, adik saya juga tertidur. Tiba-tiba saya terbangun sekitar pukul 6.20 WIB lalu HP saya hilang,” kata Deddy Susilo saat ditemui di rumahnya beberapa hari lalu, Minggu (21/4/2019).

Dijelaskannya, seketika mengetahui HP merk Samsung milik saya yang baru di charge pada ruang tunggu RS Muhamadiyah Gresik hilang, saya (Deddy Susilo) beserta adik kaget. “Sontak seketika saya panik dan mencari tau dengan menanyakan kepada keluarga pasien lainnya yang tak jauh dari lokasi kejadian itu,” tuturnya.

Dikatakannya lagi, pihak keluarga pasien lain menyarankan saya agar memeriksa pada rekaman kamera CCTV di bagian penjagaan keamanan rumah sakit. “Kebetulan ditempat rumah sakit terpasang kamera CCTV, seketika melihat kejadian itu, saya terkejut HP telah dicuri pelaku dan juga tampak jelas dengan ciri-ciri postur tubuh gempal, mengenakan kaos oblong warna merah dan setelan celana panjang warna gelap,” sambung Deddy Susilo kepada jurnalissiberindonesia.com.

Diceritakannya lagi, saat pelaku sebelum mencuri HP saya tampak terlihat duduk di kursi ruang tunggu RS Muhammadiyah Gresik, bersamaan keluarga pasien yang sebagian para ibu-ibu, sedangkan saya (korban) tertidur pulas di kursi. “Sesaat kemudian pelaku beranjak dari tempat duduk meninggalkan lokasi kejadian, hingga pelaku tak tertangkap CCTV. Namun, beberapa detik, tampak kembali dan langsung menuju tempat pengisian baterai lalu mencuri HP saya,” terangnya.

Dengan kejadian ini lanjutnya, saya bergegas melaporkan ke Mapolsek Gresik Kota yang dilampirkan surat laporan nomor laporan: LP/05/III/2019/JATIM/Res Gresik, sekaligus saya sertakan bukti berupa potongan rekaman kamera CCTV. “Kerugian atas hilangnya HP saya sebesar mencapai Rp 2,5 juta, untuk selanjutnya kasus pencurian HP ini masih ditindak lanjuti oleh pihak Polsek Gresik Kota,” ucap Deddy.

Ditempat terpisah, pihak management RS Muhammadiyah Gresik yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya kejadian aksi pelaku terekam kamera CCTV yang mencuri HP korban tersebut. “Kita membenarkan telah terjadi aksi pelaku pencurian HP yang terekam kamera CCTV ,” ujarnya.

Selanjutnya, kita pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik memberikan fasilitas keamanan yang cukup mulai keamanan petugas jaga Satpam dan pemasangan kamera CCTV, kemudian sebelumnya kita sudah menyarankan korban (Deddy Susilo) agar waspada terhadap HP miliknya itu. “Korban memang terlihat lelah tertidur sambil duduk, namun tak lama kita sampaikan agar waspada dengan barang HP miliknya, setelah kita sampaikan korban tertidur pulas di kursi ruang tunggu, yang kemungkinan dugaan pelaku ini sebelumnya sudah mengincar HP korban, hal tersebut berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV,” jelasnya.

Diungkapkannya, saat kejadian aksi pelaku mencuri HP korban yang terekam kamera CCTV ini, kita pihak Rumah Sakit tidak ada pemeriksaan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari pihak Kepolisian Polsek Gresik Kota. “Benar iya tidak ada dari Polsek Gresik Kota yang mendatangi ke RS Muhammadiyah Gresik untuk dilakukan olah TKP,” jelasnya. (yti/fz)

News Feed