oleh

Lupa Tak Kunci Sel, Tahanan Tersangka Polsek Tenggilis Mejoyo Kabur

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com -Kabar menggemparkan terjadi tahanan kabur di Polsek Tenggilis Mejoyo Surabaya. Diketahui 3 (tiga) tersangka ini kabur dari sel tahanan.

Hal tersebut, merupakan kelalaian atas kecerobohan para petugas jaga yang menjadi penyebabnya. Informasi yang didapat, ada petugas jaga yang lupa telah mengunci gembok pada jeruji besi. Dan sedangkan dari pihak petugas jaga lainnya justru malah tertidur saat menjalankan tugas dinas berjaga.

Dengan kaburnya tahanan ini, Dua orang tersangka merupakan kasus narkoba, dan satunya lagi terjerat kasus penggelapan. Kabar tersebut membuat Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Totok Sumarianto dibuatnya panik itupun tampak terlihat raut wajah tidak bisa dipungkiri telah menyembunyikan kegelisahan. Hal ini membuat seluruh anggota dikumpulkan begitu ketika menerima kabar laporan tersebut. “Ya memang benar adanya tahanan kami yang kabur,” ucap Kompol Totok Sumarianto, kemarin Jum’at (12/4).

Berdasarkan kronologi dengan kaburnya 3 (tiga) tahanan ini lanjutnya, saat kejadiannya sekitar pukul 02.30 Wib, pagi, yang saat itu 2 (dua) petugas anggota yang berjaga dan pada jam-jam ini, 1 (satu) orang anggota kami petugas jaga sedang melaksanakan salat tahajud di musholla. Lokasinya ini berdekatan hanya 15 meter. Namun, dengan keadaan kondisi sel tahanan tidak akan terlihat dari musholla, karena posisinya terhalang dengan tembok,” ujar Kompol Totok.

Kemudian sambungnya, 1 (satu) orang anggota lainnya duduk di meja penjagaan SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) yang tidak pada ruang lobi depan mapolsek dalam keadaan tertidur. Diduga dari ketiga tersangka tahanan kabur mereka berinisial, A, R, dan I yang saat itu kabur pada jam-jam tersebut. Mereka tahanan kabur ini bisa berhasil melarikan diri, karena dugaan salah satu pintu sel tahanan tidak terkunci.

Kondisinya sel tahanan masih bagus. Tak tampak adanya kerusakan, baik di bagian dinding, maupun jeruji besi. “Dalam mapolsek itu sendiri bangunannya ada 3 (tiga) bilik tahanan yang masing-masing disekat dengan bahan semi permanen semuanya pada bilik itu dilengkapi dengan kamera CCTV (closed circuit television),” terangnya.

Selanjutnya kata Totok, 3 (tiga) tahanan tersangka yang kabur berada di satu bilik yang sama. Hal demikian baru diketahui pada pagi harinya ketika petugas jaga telah mengecek tahanan sontak kaget. Yang semestinya tahanan berada dalam sel tahanan mapolsek berjumlah 16 orang. Namun, justru setelah didatanya ulang jumlahnya berkurang tinggal 13 orang. Saat petugas jaga mengecek ulang secara teliti, dari situ ketahuan ada 3 (tiga) orang tersangka tahanan yang kabur melarikan diri,” tuturnya.

Disampaikan, dengan kaburnya 3 (tiga) tahanan tersangka ini, sempat terekam kamera CCTV pengawas. Mereka itu tidak langsung kabur saat salah seorang petugas jaga pergi sholat tahajud. Dan mereka para tersangka ini menunggu petugas jaga yang duduk di ruang pelayanan SPKT tidur, dari situ mereka berjalan dengan santai melewati pintu depan. “Kami masih belum bisa memastikan ke mana arahnya para tersangka yang kabur ini. Dan yang jelas kami telah memerintahkan seluruh anggota untuk melakukan pengejaran. Selain itu kami juga meminta bantuan dari personel anggota Polrestabes Surabaya untuk mem backupnya,” jelas Totok Sumarianto.

Sementara, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar terkait adanya peristiwa kaburnya 3 (tiga) tahanan di Mapolsek Tenggilis Mejoyo tersebut.

Menurutnya kata Kombes Pol Rudi Setiawan, itu merupakan menjadi tanggung jawab Kapolsek selaku pimpinan tertinggi diwilayahnya. “Ya itu kan, karena semuanya wewenang pihak Kapolsek, maka itu sampeyan langsung saja kesana,” singkat Kombes Pol Rudi.

Maka itu sambungnya, Pencarian tetap terus dilakukan, tadi malam sempat sudah terdeteksi jika diantara para tersangka yang kabur ini keberadaannya ada di Daerah Pulau Madura,” ucap Kombes Pol Rudi.

Kemudian, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menyampaikan, kami sudah lakukan membentuk personel yang jumlahnya tiga tim. Dari tiga tim tersebut, mereka terdiri dari atas unsur beberapa Unit, resmob, jatanras, dan narkoba. “Kami sekedar berikan peringatan terhadap para tersangka kabur ini, lebih baik kalian menyerah saja, dari pada nantinya kita akan berikan tindakan tegas,” ucapnya.

Dikatakannya lagi, personel anggota sudah melakukan penyelidikan dilapangan. Beberapa petunjuk sudah kita dapatkan. Namun, kami belum bisa mengungkapkan hasil perkembangan secara terperinci. Yang jelas, arah kabur dari para mereka tersangka sudah kita diketahui. “Kita kerahkan kekuatan penuh untuk mem-backup rekan-rekan polsek. Ini merupakan menjadi atensi bagi kami,” tegas AKBP Sudamiran. (yti/fz)

News Feed