oleh

Beraksi Beberapa TKP, Maling Motor Asal Galis Bangkalan Dibui

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com -Aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap kali beraksi di beberapa tempat kejadian perkara (TKP), kini berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Bubutan Surabaya.

Diketahui tersangka Rofik, alias Tuweh (23), asal Desa Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura modus yang dilakukan dalam aksi pencurian motor tersebut yaitu, merusak rumah kunci kontak menggunakan kunci leter T dan meskipun dalam kondisi tertutup oleh tersangka ini dengan cara menggunakan magnet khusus.

Kapolsek Bubutan Surabaya, AKP Christopher Adhikara Lebang dan didampingi Kanit Reskrim Ipda Purwanto dalam keterangan Konferensi Pers mengatakan, aksi yang dilakukan oleh tersangka Rofik, alias Tuweh ini yakni, sedang berputar-putar mencari sasaran motor di wilayah Bubutan Surabaya pada, Sabtu (30/3), sekitar pukul 13.00 Wib, siang dengan menggunakan kendaraan bermotor. “Tersangka berboncengan bersama rekannya dan untuk saat ini masih kita jadikan sebagai saksi,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Dijelaskan, saat anggota kami sedang melaksanakan patroli wilayah, dari situ mencurigai gerak-geriknya yang mondar-mandir oleh si tersangka. “Setelah dilakukan penggeledahan ternyata didalam tas miliknya terdapat kunci leter T, dan mata anak kunci bentuk runcing, serta magnet berukuran panjang berbentuk kotak. “Tersangka juga mengelabui jika motor ini bukan hasil curian, dengan cara menduplikatkan kunci kontak palsu agar supaya motor yang dikendarainya ini benar-benar motor miliknya,” ungkap AKP Lebang kepada jurnalissiberindonesia.com.

Masih kata Lebang, setelah petugas mengetahui motor yang ditungganginya tersebut hasil curian seketika diamankan dan digelandang ke Mapolsek Bubutan untuk menjalani proses pemeriksaan penyidikan lebih lanjut. “Hasil interogasi terhadap tersangka mengakui jika melakukan pencurian motor dan selama penyelidikan tersangka telah mencuri motor saat aksinya itu terekam kamera CCTV, Minggu (2/12), lalu di lokasi kejadian sebuah toko di Jalan Kenjeran Surabaya,” tuturnya.

Namun dikatakan, anggota kami tetap upaya menyelidiki pada kasus yang sama ternyata dalam laporan kepolisian (LP) yang sama tertanggal 8 Desember 2018, lalu dan akhirnya kami berhasil menangkap tersangka,” jelas Lebang.

Diungkapkannya, dari pengakuan tersangka motor hasil curian ini akan di jualnya ke wilayah Madura dan tersangka pun saat transaksi motor curiannya tersebut hanya di Jalan. “Ngakunya mencuri motor ini buat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari,” bebernya.

Sedangkan disampaikan, tersangka Rofik juga mengakui jika cara membobol kunci kontak motor ini belajar melalui internet YouTube. “Tersangka dalam melancarkan aksi pencurian motor ini tidak semuanya dengan cara dirusak kunci kontak dengan menggunakan mangnet dalam keadaan ter-unlock, namun dia mengincar sasaran terlebih dahulu,” imbuhnya.

Lebang menambahkan, selain menangkap tersangka, kami juga menyita beberapa barang bukti diantaranya, 1 set kunci leter T beserta 2 mata anak kunci berbentuk runcing, 1 buah magnet ukuran panjang berbentuk kotak, dan 1 unit motor jenis matic merk honda beat injeksi warna biru lengkap dengan nomor angka (Noka) dan nomor mesin (Nosin) pada plat nopol palsu M 3449 HV, 1 buah jaket jumper warna merah, serta 1 buah helm warna abu-abu. “Tersangka akan kami jerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian disertai pemberatan,” pungkasnya. (yti/fz)

News Feed