oleh

Gelar Pemusnahan Narkoba, Brigjen Pol Toni: Bukti Kita Berikan Perhatian Masyarakat Dalam Masalah Narkoba

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com -Polda Jatim dan Jajaran Satreskoba menggelar pemusnahan barang bukti narkoba atau sejenisnya selama periode Januari sampai dengan Maret 2019.

Pada pemusnahan barang bukti narkoba ini yang dilaksanakan pada halaman Kantor PJR Ditlantas Polda Jatim Selasa (9/4), pagi turut dihadiri beberapa Jajaran, yakni Satreskoba Polrestabes Surabaya, dan Satreskoba Polresta Sidoarjo, serta Satreskoba Polres Malang serta juga dihadiri jajaran samping ikut menyaksikan yaitu, BNNP Jatim, Bea Cukai Juanda, Kepala Kejaksaan Tinggi dan para pergerakan anti narkoba.

“Ini merupakan atensi kita dalam memberantas peredaran narkoba dan sejenisnya, berupa Sabu-sabu, Ganja, dan Pil Koplo serta Extacy, hal demikian disampaikan mewakili Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto, didampingi oleh Dirreskoba Kombes Pol Sentosa Ginting Manik dan Wadirreskoba Polda Jatim, AKBP Teddy Suhendyawan Syarif, Selasa (9/4/2019).

Diungkapkan, terkait barang bukti hasil ungkap narkoba, kita Ditreskoba Polda Jatim telah mengamankan sebanyak 20.575,6 Kilogram sabu, kemudian extacy sebanyak 188 butir, ganja sebanyak 18.670 Kilogram, dan pil double L 234.762 butir yang berasal dari beberapa tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya berikut didampingi oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Brigjen Pol Toni menjelaskan, dalam perkara narkoba, kita melibatkan dan berhasil menangkap sebanyak 17 tersangka. “Dari beberapa tersangka tersebut, ada para kelompok jaringan narkoba internasional dan kelompoknya ini berhasil kita ungkap,” jelasnya.

Masih kata Wakapolda Jatim, kita terus upaya memberantas peredaran narkoba terhadap tersangka yang beberapa jaringan internasional. “Masih kita lakukan pengembangan terhadap masing-masing para tersangka ini,” tegas Toni Harmanto kepada jurnalissiberindonesia.com.

Diungkapkan, kasus narkoba dari Jajaran Satreskoba Polrestabes Surabaya sendiri, yang dipimpin Kasatreskoba AKBP Indra Mardiana juga mengungkap 2 kasus dan menangkap 4 tersangka masing-masing diamankan sebanyak 196, 55 sabu dan pil extacy sebanyak 286 butir. Dan Jajaran Polresta Sidoarjo juga mengungkap sebanyak 4 kasus dan 4 tersangka yang berhasil menyita barang bukti sebanyak 1.160 gram sabu, dan obat-obatan daftar G sebanyak 629.650 butir,” bebernya.

Selain itu juga lanjutnya, untuk Jajaran Polres Malang sendiri mengungkap 1 kasus dan mengamankan barang bukti sebanyak 1.000,10 gram ganja. “Jadi total keseluruhan selama 3 bulan pada per 1 Januari hingga akhir bulan Maret 2019, kita Polda Jatim dan Jajaran berhasil menyita barang bukti sebanyak 21.932,15 Kilogram sabu, dan ganja sebanyak 19.670,10 Kilogram, pil extacy sebanyak 474 butir, beserta obat-obatan daftar G sebanyak 864.412 butir,” tuturnya.

Untuk itu lanjut Brigjen Pol Toni Harmanto, masing-masing barang bukti narkoba telah kita musnahkan. Hal ini bukti kita kepada masyarakat, bahwa masih konsen memberikan perhatian khusus pada permasalahan narkoba itu sendiri,” tandasnya. (yti/fz)

News Feed