oleh

Pengedar Sabu Asal Kampung Satoan Dibekuk Satreskoba Polres Bangkalan

Bangkalan, jurnalissiberindonesia.com -Hasil pengembangan 6 (enam) tersangka budak sabu asal pulau garam Madura yang sudah dijebloskan ke penjara, kini 1 orang pelaku diketahui Asmadi (35), sebagai pengedar sabu telah dibekuk Satreskoba Polres Bangkalan, Madura.

Pengedar sabu (Asmadi-red) warga Jalan Kampung Satoan, Kelurahan Pejagan, Bangkalan ditangkap lantaran kedapatan menyimpan barang haram jenis sabu di rumahnya, serta kerap kali menjual sabu ke para pemesannya.

Kapolres Bangkalan, Madura AKBP Boby Pa’ludin Tambunan membenarkan, penangkapan tersangka (Asmadi-red) ini berkat hasil pengembangan dari 6 (enam) tersangka yang sebelumnya sudah kami tahan yang sering memesan sabu dirumahnya,” kata AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, Jum’at (5/4), siang.

Dijelaskan, anggota kami melakukan penangkapan kepada tersangka yang dikoordinir oleh Kasatreskoba AKP Puguh Suatmojo tersebut pada, Minggu (31/3), sekitar pukul 23.00 Wib, di tempat kejadian (TKP) rumahnya itu yang mana telah ditemukan beberapa poket sabu yang siap edar. “Tersangka ini kami tangkap hanya selisih jam setelah hasil pengembangan dari 6 (enam) tersangka pengguna narkoba sabu,” terangnya.

Boby mengatakan, dari hasil pemeriksaan dihadapan penyidik, tersangka Asmadi ini mengaku jika barang sabu tersebut miliknya dan yang lama telah diedarkan ke para pembeli dan pelanggannya, serta dari sebagian barang haram sabu ini, oleh tersangka dikonsumsinya sendiri. “Masih kita dalami ya untuk dikembangkan lagi asal mana sabu tersebut didapatnya,” ungkap Mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim.

Boby menjelaskan, dari keseluruhan barang bukti telah kita sita dari tangan tersangka berupa sebuah dompet kecil warna hitam yang didalamnya berisikan, 1 (satu) kantong plastik klip sedang berisikan 3 poket sabu masing-masing seberat 1,24 gram, 1,24 gram, 1,24 gram, dan 1 (satu) kantong plastik klip sedang berisi 4 poket berisi sabu masing-masing seberat 0,90 gram, 1,22 gram, 1,24 gram, 1,23 gram, serta sebuah skop sendok sabu, hingga sebuah timbangan digital warna hitam, 2 (dua) buah kantong plastik berisikan klip kosong, berikut uang tunai Rp 200 ribu sisa hasil penjualan sabu,” bebernya kepada jurnalissiberindonesia.com.

Ditambahkan, untuk tersangka (Asmadi-red) pengedar sabu ini guna menanggung akibatnya akan kami jerat dengan ketentuan pasal 114 ayat (2), subsider pasal 112 ayat (2) undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya paling lama 20 tahun, dan paling singkat 5 tahun penjara,” pungkas Boby Tambunan. (yti/fz)

News Feed