oleh

Menangis Saat Diamankan Polisi, Pria Bujang Mengaku Disuruh dan Diberi Upah Rp 50 Ribu

Surabaya, jurnalissiberindonesia.com – Pelaku pencurian motor (Curanmor) jenis matic merk Honda Beat warna putih biru bernopol L-4320-AF telah digagalkan oleh Unit Jatim VIII Satuan Sat PJR Polda Jawa Timur.

Identitas pelaku diketahui bernama, Ahmad Yusuf (25), warga Jalan Dukuh Setro Gang 12, Surabaya, diringkus Unit Jatim VIII Sat PJR Polda Jatim pada Kilometer 5400 di Jembatan Suramadu, Surabaya.

Kanit Jatim VIII Sat PJR Polda Jatim, AKP Atim Siswanto menjelaskan, kronologi kejadiannya anggota kami menangkap seorang pelaku (Ahmad Yusuf) ini yang diduga dalam aksi Curanmor, pada Kamis (4/4/2019), sekitar pukul 12.00 Wib, yang sebelumnya mendapatkan laporan dari Rahmat Hidayat selaku rekan korban, bahwa motor rekannya ini telah hilang di tempat kejadiannya, pada Percetakan Ultima, Jalan Ngagel No.75, Surabaya.

Kemudian, dari rekan korban Rahmat Hidayat tersebut, langsung ke Pos Unit Jatim VIII Sat PJR Polda Jatim untuk laporan, lalu anggota kami menyarankan supaya menunggunya sebentar pada gerbang Jembatan Suramadu,” ungkapnya, Kamis (4/4/2019), sekitar pukul 14.05 Wib tadi.

Kemudian dikatakannya lagi, baru ditunggu sebentar kurang lebih sekitar 10 menit, si pelaku ini melintasi dengan mengendarai motor hasil curiannya tersebut, lalu oleh Rahmat Hidayat ini menyampaikan ke anggota kami, yang kemudian petugas melakukan pengejaran dengan mengendarai mobil patroli ke arah Suramadu. “Tepatnya pada Jembatan Suramadu di KM 5400 sudah kesalip, anggota kami berhenti dari mobil patroli, dan seketika dilakukan penghadangan lalu pelaku berhasil kita amankan,” terangnya AKP Atim Siswanto.

Dijelaskan, selama anggota kami lakukan penghadangan kepada pelaku tidak ada perlawanan. “Pelaku melancarkan aksi Curanmor ini sendirian dan informasinya yang kami dapat dari pelaku pengakuannya disuruh mengantarkan motor Honda Beat jenis matic hasil curian ini,” jelas Atim.

Masih kata Atim, jadi begini pelaku ini sedang lagi tidur dirumahnya dan didatangi oleh temannya bernama Fajar untuk disuruh mengantarkan motor curian ini ke Wilayah Madura. “Ya ini selanjutnya bisa dikembangkan oleh pihak Polsek Gubeng Surabaya, dan inipun korban sebelumnya sudah melaporkan kehilangan yang nantinya akan kami serahkan ke Polsek Gubeng Surabaya,” tandasnya.

Saat diwawancarai awak media, pelaku Ahmad Yusuf tak mengetahui jika kalau motor ini curian. “Tidak tau saya cuma disuruh mengantarkan saja, dan dijanjikan akan diberi uang Rp 50 ribu untuk mengantarkan motor ini, kalau hubungan sama Fajar ini teman saya lama dan jarang bertemu, terus saya diajak ngobrol-ngobrol, serta kenal sama Fajar pun saya dari om nya dulu,” akunya sambil menangis.

Lanjutnya, saya tidak tau kalau motor ini curian, dan saya di suruh berhenti di turunan jembatan yang ke arah Madura, saya cuma baru 1 (satu) kali ini saja, dan juga yang menyuruh saya mengantarkan motor ini anak daerah Keputih, Surabaya. “Iya saya menangis lantaran begini ini teringat ibu saya yang sudah telah lama meninggal,” ucap pelaku Ahmad Yusuf yang masih bujang. (yti/fz)

News Feed