oleh

Dua Jambret HP Diringkus, Modusnya Korban Dipepet

Bangkalan, jurnalissiberindonesia.com
Satreskrim Polres Bangkalan Madura meringkus pelaku pencurian disertai kekerasan (Curas) yang saat itu Tempat Kejadia Perkara (TKP) di depan terminal bus, Kabupaten Bangkalan.

Kapolres Bangkalan Madura, AKBP Boby Pa’ludin Tambunan mengungkapkan, kronologi kejadiannya pada bulan Februari 2019, lalu sekitar pukul 21.00 WIB, berkat adanya laporan korban berinisial CRC (17), seorang pelajar warga Desa Plalangan Tlangoh, Tanjung Bumi, Bangkalan mengalami kejambretan (Curas), yang tepatnya depan terminal bus Daerah Bangkalan. Kemudian, lanjutnya saat berada di lampu merah Jalan Soekarno Hatta ini, dari arah selatan korban sedang dibuntuti oleh mereka para pelaku dengan dipepet dan mengambilnya HP (handphone) type iPhone 7 plus milik korban. “Seketika korban mengetahui aksi kejambretan ponselnya tersebut dilakukan pengejaran bersama saksi selaku rekan korban, namun sesampai pada Jalan Asmara Bangkalan korban dan saksi tak berhasil mengejarnya dan pelaku kabur meloloskan diri,” ujar AKBP Boby, Senin (18/3), siang.

Mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim menuturkan, hasil laporan korban anggota kami yang dikomando Kasatreskrim AKP Jeny Aljauza menindak lanjuti secara penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka Moh Iswani, alias Wawan (19), dirumahnya Jalan Perum Bangkalan Indah Blok MC 15, Mlajah, Bangkalan Madura. “Tersangka merupakan otak pelaku utama diduga sebagai aksi penjambretan handphone korban di depan terminal bus Bangkalan,” sambung AKBP Boby Pa’ludin Tambunan kepada jurnalissiberindonesia.com

Selanjutnya, setelah berhasil menangkap tersangka Wawan, dari situ petugas mengembangkan lagi pada Sabtu (16/3), lalu sekitar pukul 17.00 Wib, merupakan rekan lain si pelaku ini dan berhasil menangkap tersangka di sekitaran Pelabuhan Kamal yaitu, Ahmad Fauzy Ardiansyah (16), warga Jalan Kh Moh Toha, Kemayoran, Bangkalan Madura,” tegas Boby kepada media ini.

Dijelaskan, korban sendiri mengalami kerugian materi sekitar Rp 8,2 juta dalam kasus penjambretan serta barang bukti yang berhasil kami sita dari tangan tersangka berupa, 1 unit handphone merk Iphone 7 plus warna rose gold milik korban berikut dosbooknya dan 1 unit motor jenis matic merk Vario warna putih bernopol L-5390-XL,” imbuhnya.

Boby menambahkan, untuk menanggung akibatnya kedua tersangka akan kami jerat dengan ketentuan pasal 365 KUHPidana. “Ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. (yti/fz).

News Feed